Bupati Rafiq Minta BUMDes Jeli Melihat Potensi untuk Kontribusi Pembangunan

Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus dilakukan secara maksimal dengan melihat dan menggali seluruh potensi yang ada di wilayah masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karimun, Aunur Rafiq, usai menjadi narasumber dalam seminar nasional Peningkatan Sumber Daya Manusia Dalam Rangka Pengembangan Pengelolaan Bumdes di Hotel Aston Karimun, Selasa (21/2).

ADVERTISEMENT

“Kalau BUMDes bisa mengidentifikasi tentang keunggulan masing-masing desa, mereka bisa kelola dengan baik, tentu akan memberikan kontribusi bagi masyarakat dan juga bisa menimbulkan pendapatan bagi BUMDes,” ujarnya.

Menurutnya, pemberdayaan BUMDes sebagai upaya pembangunan sejalan dengan program yang telah digulirkan Presiden Joko Widodo, yakni dari wilayah pedesaan menuju perkotaan.

“Sehingga ini juga tetap menjadi atensi pemerintah daerah untuk tetap melakukan pembinaan lebih baik,” katanya.

Rafiq juga menyebut, saat ini Karimun memiliki satu BUMDes yang telah memperoleh penghargaan kategori kreatif dengan pengelolaan pendapatan sebesar Rp 4 miliar.

“Itu adalah BUMDes Lancang Amanah di Kundur Barat. mereka mengelola hampir Rp 4 miliar dari dana Rp 110 juta yang pertama digulirkan, dan mereka mendapatkan penghargaan sebagai BUMDes Bersama kreatif,” jelasnya.

“Bahkan tadi kata BUMDes nya, pengurusnya sudah memiliki gaji Rp 5 Juta per bulan,” tambah dia.

Dijelaskannya, memaksimalkan potensi yang akan, hal tersebut dapat lebih menguatkan torehan atas penghargaan yang diterima Pemda Karimun atas pengelolaan program simpan pinjam.

ADVERTISEMENT

“Penghargaan itu tentang transformasi dari pengelolaan simpan pinjam PNPM terdahulu, menjadi BUMDes bersama, untuk tujuh kecamatan dan tujuh BUMDes yang ada saat ini dengan nilai aset Rp 24 miliar,” tutupnya.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article