Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 10 Jun 2024 09:16 WIB

Dugaan Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Hasan Terancam 8 Tahun Penjara


					Kadiskominfo Kepri Hasan. Foto: Istimewa Perbesar

Kadiskominfo Kepri Hasan. Foto: Istimewa

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, mengungkapkan mantan Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, terancam 8 tahun penjara atas kasus pemalsuan surat tanah PT Expasindo Raya seluas 2,6 hektar.

“Perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 263 KUHP Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman 8 tahun penjara,” ungkap Kapolres, Sabtu (8/6).

ADVERTISEMENT

Ia menuturkan, paska dilakukan penahanan, penyidik akan melakukan penyidikan yang lebih intensif terhadap tersangka Hasan. Riky mengungkpkan, alasan pihaknya melakukan penahanan terhadap tersangka Hasan, adalah untuk mempermudah proses penyidikan.

Menurutnya, apabila sewaktu-waktu penyidik memerlukan keterangan dari tersangka Hasan, maka petugas bisa langsung melakukan interogasi. Apalagi, dua tersangka sebelumnya, yakni, Muhammad Ridwan dan Budiman sudah terlebih dahulu ditahan pada Mei 2024 lalu.

“Setelah pemeriksaan terhadap saudara HS (Hasan), penyidik langsung melaksanakan gelar perkara dan berdasarkan hasil gelar tersebut disepakati bahwa terhadap tersangka ditahan,” kata Riky.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Marganda Pandapotan, menyampaikan dalam pemeriksaan terhadap tersangka Hasan, penyidik mengajukan sebanyak 55 pertanyaan.

Pertanyaan yang diajukan seputaran dugaan pembuatan surat palsu yang ditandatangani oleh Hasan saat menjabat sebagai Camat Bintan Timur pada tahun 2014 silam.

“Jadi Penahanan yang kami lakukan terhadap saudara HS (Hasan) berkaitan dengan tersangka MR (Muhammad Ridwan) dan tersangka B (Budiman) yang telah kita tahan bulan lalu,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Marganda, pihaknya ini sedang melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU). Diketahui, ketiga tersangka ditahan atas kasus pemalsuan surat tanah PT Expasindo Raya Kelurahan Sei Lekop Bintan Timur.

ADVERTISEMENT

Ketiganya memiliki peran masing-masing, di antaranya Hasan sebagai mantan Camat Bintan Timur, Muhammad Ridwan mantan Lurah Sei Lekop, dan honorer Kelurahan Sei Lekop Budiman sebagai juru ukur lahan.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Bea Cukai Tanjungpinang Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 2,8 Miliar

25 Juni 2024 - 11:59 WIB

IMG 20240625 WA0002 11zon

Pasutri Mucikari di Tanjungpinang Peroleh Keuntungan Fantastis dari Bisnis Prostitusi

23 Juni 2024 - 17:19 WIB

IMG 20240623 WA0027 11zon

Sabu dan Ganja Digagalkan Masuk Lapas Narkotika Tanjungpinang, 2 Pelaku Diamankan

23 Juni 2024 - 12:46 WIB

IMG 20240623 WA0016 11zon

Kejari Karimun Musnahkan Barang Bukti Rokok Ilegal Tahap II: Total 2.990 Karton

21 Juni 2024 - 13:14 WIB

IMG 20240621 120650 11zon

Polisi Ringkus Sepasang Suami-Istri di Tanjungpinang karena Jadi Mucikari

20 Juni 2024 - 18:35 WIB

IMG 20240620 WA0041 11zon

Gelapkan Uang Perusahaan Capai Rp 8 Miliar, Oknum Karyawan di Bintan Ditangkap Polisi

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

IMG 20240619 WA0028
Trending di Hukum Kriminal