Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 6 Jul 2022 19:58 WIB ·

Harga Cabai di Karimun Tembus Rp 140 Ribu Jelang Idul Adha, Ini Penyebabnya


 Salah seorang pedagang di pasar Puan Maimun Karimun. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Salah seorang pedagang di pasar Puan Maimun Karimun. Foto: Khairul S/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Menjelang hari raya Idul Adha 1443 H, harga cabai di Kabupaten Karimun kembali mengalami kenaikan. Per kilogramnya bahkan tembus Rp 140 ribu.

Pantauan di sejumlah pasar, harga cabai di pasar Meral menyentuh harga Rp 140 ribu. Sementara pasar Puan Maimun Rp 130 ribu dan pasar Teluk Uma Rp 125 ribu.

Untuk jenis cabai rawit per kilogramnya di kisaran Rp 120 ribu. Harga ini juga naik dari sebelumnya. Sementara untuk cabai hijau dan cabai kering di kisaran Rp 70 ribu per satu kilogramnya.

Mengenai ini, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Karimun, Basori, mengatakan pihaknya telah memanggil pengepul untuk mencari tahu penyebab kenaikan harga cabai ini.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Kami telah membahas bersama pengepul. Intinya terdapat beberapa penyebab kenaikan harga di pasaran,” ujar Basori, Rabu (6/7).

Ia menjelaskan, penyebab kenaikan ini di antaranya ialah kurangnya ketersediaan atau pasokan cabai di wilayah Karimun. Hal ini dikarenakan hasil tani dari daerah pemasok gagal panen.

ADVERTISEMENT

“Harga dari pemasok sudah naik, karena cuaca buruk di daerah penghasil, yang menyebabkan terjadinya gagal panen,” sebutnya.

Selain itu, penyebab lain yang mempengaruhi lonjakan harga cabai ini yakni kenaikan harga bibit.

“Begitu juga harga pupuk, sekarang juga mengalami kenaikan. Otomatis ikut mempengaruhi,” sebutnya.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 62 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

BP Batam Ikuti Pameran Investasi PPUN Expo 2022 di Jogja

12 Agustus 2022 - 18:55 WIB

Terima Konjen Singapura, Kepala BP Batam Inginkan Iklim Investasi Tetap Hidup

11 Agustus 2022 - 18:42 WIB

PT Timah Tbk Kembangkan Pertanian Hidroponik Bersama Kelompok Wanita

11 Agustus 2022 - 15:40 WIB

APBD Kepri 2023 Diprediksi Hanya Rp 3,674 Triliun, Defisit Rp 200 Miliar

8 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Batam Sumbang 79,16 Persen Realisasi PMA di Kepri Semester I 2022

8 Agustus 2022 - 20:13 WIB

Serap 12 Ribu Pekerja, BP Batam Dukung Penuh Kegiatan Industri McDermott

8 Agustus 2022 - 13:03 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis
advertisement