Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 13 Nov 2023 09:59 WIB

Harga Cabai Tembus Rp 110 Ribu per Kg, Begini Langkah Pemko Tanjungpinang


					Pj Wako Tanjungpinang survei harga cabai di Pasar Bintan Center. Foto: Diskominfo Tanjungpinang Perbesar

Pj Wako Tanjungpinang survei harga cabai di Pasar Bintan Center. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Harga cabai di Kota Tanjungpinang dikabarkan kini tembus Rp 110 ribu per kilogramnya.

Menanggapi kabar tersebut Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan bersama Dinas terkait yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), serta Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) langsung melakukan survei harga pada Minggu (12/11) kemarin di pasar Bintan Center.

ADVERTISEMENT

Dari hasil survei harga tersebut, didapati bahwa harga cabai pada umumnya masih beragam

“Tadi kami telah melakukan peninjauan di beberapa pedagang terkait informasi bahwa harga cabai telah mencapai Rp110 ribu. Perlu diperjelas bahwa bahwa harga yang dimaksud adalah harga cabai nano-nano (cabai setan). Untuk cabai merah, hijau, dan rawit, masih relatif stabil meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai merah sekitar Rp90 ribu, dan yang tertinggi Rp95 ribu, terutama yang dijual oleh pengecer. Harga dari distributor, pada umumnya, berkisar antara Rp86 ribu hingga Rp88 ribu,” jelas Hasan.

Hasan mengungkapkan hanya satu pedagang yang menjual cabai nano seharga Rp110 ribu, karena pengecer tersebut menjualnya per ons dengan harga Rp11 ribu.

“Untuk pedagang lain, harga masih berkisar Rp105 ribu per kilo, bahkan ada yang menjual seharga Rp10 ribu per ons. Jadi, terdapat variasi harga dari masing-masing pengecer,” terangnya.

Sebagai upaya untuk mengendalikan kenaikan harga cabai, pemko Tanjungpinang melalui Disdagin akan memberikan subsidi transportasi kepada distributor.

“Langkah ini bertujuan agar distributor dapat menjual kepada pengecer dengan harga lebih terjangkau, sehingga harga jual dari pengecer juga dapat ditekan. Subsidi transportasi ini diimplementasikan untuk mengantisipasi kenaikan harga, dengan harapan dapat mengintervensi harga cabai, termasuk persiapan jelang Natal dan Tahun Baru,” ungkap Hasan.

Hasan mengimbau kepada masyarakat agar selektif dalam membeli barang kebutuhan pokok.

ADVERTISEMENT

“Harga yang bervariasi bergantung pada pengecer, karena mereka memiliki kebijakan keuntungan tersendiri. Untuk menjaga stabilitas harga, kita juga diharapkan dapat berhemat dalam penggunaan atau konsumsi cabai,” imbaunya.

Selain itu, pemko Tanjungpinang juga melakukan upaya pemberdayaan petani lokal. Hasan menyarankan agar masyarakat membeli cabai dan kebutuhan lainnya di Gerai Pangan.

“Kota Tanjungpinang telah memiliki gerai pangan di bawah binaan DP3 yang berlokasi di Jalan Hang Lekir Km.10. Masyarakat dapat membeli cabai dan kebutuhan pangan lainnya di sana karena harga di gerai pangan lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” ucap Hasan.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

DPC APMIKIMMDO Karimun Terima Bantuan Bibit dan Pakan Ikan Budidaya dari Bupati Rafiq

8 Mei 2024 - 16:59 WIB

IMG 20240508 WA0015 11zon

Ekonomi Kepri Triwulan I-2024 Melambat, Tumbuh 5,01 Persen

7 Mei 2024 - 10:33 WIB

Ilustrasi Ekonomi Kepri

Ikuti Rakor Inflasi bersama Kemendagri, Inflasi di Tanjungpinang Peringkat 8 Terendah Se-Sumatra

6 Mei 2024 - 18:31 WIB

IMG 20240506 WA0025

April 2024, Inflasi Tanjungpinang Terendah Ke-8 se-Sumatra

2 Mei 2024 - 18:37 WIB

5 1000 × 800 piksel 5

Peringati May Day, Bupati Bintan Tekankan Pentingnya Kompetensi Buruh Mendorong Ekonomi

2 Mei 2024 - 07:24 WIB

IMG 20240501 WA0046 11zon

Sequis Buka Kantor Baru di Pekanbaru, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

29 April 2024 - 12:05 WIB

IMG 20240429 WA0017 11zon
Trending di Ekonomi Bisnis