Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 21 Apr 2022 06:30 WIB ·

Hari Kartini, Data BPS 50% Perempuan Duduki Posisi Manajemen


 Jajaran Pemimpin Wanita di Social Bella. Foto: Istimewa Perbesar

Jajaran Pemimpin Wanita di Social Bella. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April memberi catatan tersendiri bagi karir perempuan di Indonesia khususnya yang menduduki posisi sebagai leader manajemen, seperti yang di publikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun lalu sebanyak 50 persen perempuan menduduki posisi manajemen.

Per Juli 2021 tercatat sebanyak 33,08% dari 2,82 juta pekerja di jabatan manajerial merupakan perempuan. Jumlah itu meningkat 2,71% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 30,37%. Meski demikian, proporsi kepemimpinan perempuan pada posisi manajerial masih tertinggal dari laki-laki yang sebesar 66,2%.

Di moment hari Kartini salah satu perusahaan kecantikan di Indonesia, mengungkapkan pihaknya akan turut serta menjadikan perempuan sebagai leader di perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce dengan produk kecantikan tersebut.

Co-Founder & CMO Social Bella, Chrisanti Indiana menyebut selama 7 tahun dirinya membesarkan sebuah perusahaan teknologi, dirinya beruntung bisa bekerja sama dan terinspirasi oleh banyak perempuan-perempuan yang memiliki kemampuan dan passion besar di berbagai industri.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Sebagai beauty tech company yang punya komitmen besar untuk menjadi equal employer bagi perempuan, kami senang sekali ekosistem Social Bella jadi tempat bagi perempuan Indonesia untuk membuktikan diri lewat karya-karyanya.”

“Kami berharap bisa semakin mendorong ketertarikan serta keberanian perempuan Indonesia untuk masuk dan mengembangkan karirnya dengan sukses di dunia teknologi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai salah satu Advocate di G20 Empower ini mengaku mendapat dukungan banyak pihak sehingga mampu memahami kebutuhan dan keinginan terbesar dari perempuan dengan lebih baik. Datang dari berbagai latar belakang, usia, hingga keahlian yang berbeda satu sama lain, bersama-sama menjadikan SHEcosystem Social Bella semakin kuat dan relevan bagi perempuan Indonesia.

“Support system sangat krusial. Faktor lain yang tak kalah penting adalah kehadiran role model. Saya melihat sektor teknologi membutuhkan banyak role model perempuan untuk dapat mendorong dan menginspirasi perempuan lainnya untuk terjun dan mendalami teknologi,” ujar Sociolla Amanda Melissa, VP Data Management & Business Intelligence Sociolla

Gender menurutnya bukan lagi penghalang bagi perempuan untuk dapat berkarya dan unggul di bidang ini. Karena setiap karyawan adalah aset penting yang akan membantu perusahaan tumbuh dan semakin berkembang untuk mencapai tujuan yang lebih besar yang secara langsung turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 53 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Harga Sayur Kangkung di Batam Anjlok hingga Rp 2 Ribu per Kilogram

19 Mei 2022 - 22:36 WIB

Harga Daging Ayam Potong di Bintan Capai Rp 47 Ribu

19 Mei 2022 - 14:25 WIB

Kelompok Budidaya dan Peternak Binaan PT SIKY Panen 1.000 Ekor Ikan

16 Mei 2022 - 14:04 WIB

Telkom Jadi BUMN Pertama yang Peroleh Sertifikasi Great Place to Work

15 Mei 2022 - 12:40 WIB

Ekonomi Kepri Mulai Tumbuh, Pemprov Usulkan Perluasan KEK

15 Mei 2022 - 11:44 WIB

Kredivo Ambil Peran dalam World Economic Forum

13 Mei 2022 - 10:00 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis
advertisement