Menu

Mode Gelap

Warta · 19 Jun 2022 19:11 WIB

Kasus Penemuan Bayi di Bintan, Warga Sempat Lihat Pasangan Muda Bawa Kardus di Lokasi


					Warga menemukan bayi di dekat Panti Asuhan di Sei Lekop Bintan. Foto: Istimewa Perbesar

Warga menemukan bayi di dekat Panti Asuhan di Sei Lekop Bintan. Foto: Istimewa

Bayi berjenis kelamin laki-laki dalam kotak kardus bekas minuman mineral itu ditemukan pertama kali oleh seorang wanita lansia di Samping Panti Asuhan Yayasan Bina Insani, Kampung Sidomulyo, Kelurahan Seilekop, Sabtu (18/6). Wanita lansia itu bernama Mbah Suni.

Mbah Suni, mengatakan ketika itu dia sedang berjalan kaki hendak menuju ke masjid di depan pondok pesantren untuk menunaikan Salat Ashar. Lalu dalam perjalanan dia melihat dua sejoli menaiki motor pulang balik di samping panti asuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

“Rumah saya di belakang panti asuhan. Jadi saya mau ke masjid lalu liat ada sepasang cowok dan cewek pakai motor. Tiga kali pulang balik di samping panti asuhan,” ujar Mbah Suni yang masih mengenakan mukenah putih.

Dua sejoli itu tiba-tiba menghentikan motornya tepat di samping belakang panti asuhan atau sekitar 70 meter dari dari posisi ia berdiri. Kemudian meletakan kardus berwarna coklat lalu pergi begitu saja.

Melihat gerak gerik kedua sejoli dan kardus itu dia pun curiga. Lantas ia pun menuju kardus untuk memastikannya. Setelah dibuka ternyata dalam kardus itu ada bayi dan kondisinya masih bergerak.

“Kirain saya mereka buang kucing atau mau kasih makanan anak yatim. Tapi aneh kok letaknya disini. Pas saya buka kotaknya dan liat dalamnya, langsung terkejut dan mengucap Astaghfirullah. Lalu saya teriak panggil anak saya kalau di kotak ini ada bayi. Kemudian jadi ramai yang melihat,” jelasnya.

Baca: Warga Sei Lekop Temukan Bayi Dalam Kotak Kardus, Diduga Sengaja Ditelantarkan

Mbah Suni mengaku sempat melihat wajah kedua sejoli. Sebab keduanya tidak menggunakan masker. Namun dia lupa ciri-cirinya. Dia hanya mengingat mereka adalah cowok dan cewek seperti pasangan suami istri (pasutri).

“Aku lupa wajahnya. Tapi seingatku mereka itu seperti pasangan suami istri. Pakai jaket dan naik motor warna hitam,” katanya.

Penghuni Panti Asuhan Yayasan Bina Insani, Putri, mengaku melihat sepasang cewek dan cowok yang mondar mandir di sekitaran panti asuhan. Namun dia tidak mengetahui jika keduanya ingin membuang kardus berisikan bayi.

ADVERTISEMENT

“Iya saya liat. Orang itu naik motor metik seperti Honda Vario warna hitam,” sebutnya.

Motor itu dikemudikan oleh wanita berambut panjang tanpa masker. Kemudian yang diboncengnya adalah laki-laki mengenakan jaket warna hitam.

“Kalau yang bawa motor gak pakai helm dan belakangnya pakai helm,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Lurah Seilekop, Riswan Efendi Nasution, mengatakan kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. Pihak yang pertama kali menemukan bayi itu juga sudah dimintai keterangan. Mereka juga sudah melakukan olah TKP.

Sementara bayinya dirawat di Puskesmas Seilekop. Jika kesehatannya sudah terjamin maka bayi tersebut akan diserahkan kembali ke panti asuhan.

“Semoga ayah dan ibu dari bayi yang tak berdosa ini segera ditemukan,” tutupnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon

Update: Rumah Terdampak Bencana Puting Beliung di Karimun Capai 103 Unit

14 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240514 WA0063 11zon
Trending di Warta