Menu

Mode Gelap

Warta · 23 Jan 2023 14:37 WIB

Kepala BP Batam Bantah Wacana Kenaikan Tarif Air 


					Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Kepala BP Batam Muhammad Rudi membantah kabar wacana kenaikan tarif air bersih di Batam yang menuai kontroversi dari berbagai pihak.

“Isu kenaikan tarif air tidak benar,” ujar Rudi kepada wartawan usai peresmian RS Awal Bros Botania, Minggu (22/1).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, cerita kenaikan tarif air yang berkembang kencang di tengah masyarakat ini muncul usai menggelar rapat beberapa waktu lalu. Ia mengaku bahwa cerita sebenarnya tidak demikian.

Saat itu, kata dia, dalam rapat mengenai  permasalahan air dengan berbagai pihak. Namun, cerita tersebut disalah artikan oleh berbagai pihak bahwa BP Batam akan menaikkan tarif air.

“Saya tidak ada wacana [menaikkan tarif air]. Saya hanya bercerita. Kalau saya ingin merevitalisasi seluruh jaringan pipa dan WTP [Water Treatment Plant] itu butuh biaya sampai Rp 4,5 triliun,” kata dia.

Baca: Layanan Air Bersih Buruk, Warga Minta Kepala BP Batam Tak Naikkan Tarif

“Karena air kalau tidak diproduksi, tidak bisa dikirim. Alat hari ini tidak mampu mengcover kebutuhan Kota Batam. Kalau tidak mampu maka jaringan instalasi dan WTP harus kita ganti. Darimana saya cari uang ini. Waktu rapat kita sampaikan, saya akan meminjam kepada PT pemenang ini,” tambah dia lagi.

Dengan begitu, lanjut Rudi, perusahaan pemenang tender pengelolaan air bersih di Batam dapat menyelesaikan masalah kemacetan distribusi air bersih.

“Supaya mereka enam bulan ke depan bisa menyelesaikan yang macet-macet ini. Tapi dalam proses penggantian secara umum kita akan jalankan. Yang saya bicara itu. Tapi kok berkembang kepada kenaikan tarif air, itu tidak benar,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dua hari terakhir warga Nongsa mengaku kesulitan mendapatkan air dari SPAM Batam. Akibatnya sejumlah warga  terpaksa mengambil air dalam kubangan untuk kebutuhan.

“Kami terpaksa mengambil air dari kubangan untuk cuci piring dan lainnya karena distribusi air bersih tidak lancar sudah dua hari ini,” ujar Yoga warga perumahan Permata Bandara.

Ia menyayangkan pemerintah tidak sigap menyikapi masalah kebutuhan vital dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Kami minta pemerintah untuk evaluasi pengelolaan air di Batam. Jangan buat kami menjadi korban,” kata dia.

Menurut Humas BP Batam Ariastuty Sirait, PT Moya mengirimkan mobil tangki air ke sejumlah titik yang terkena dampak mati air total.

Namun kata warga mobil tangki bukan solusi dalam polemik distribusi air bersih di Batam.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Mahasiswa di Tanjungpinang Unjuk Rasa Tolak Tapera, RUU Penyiaran dan RUU TNI-Polri

15 Juni 2024 - 12:48 WIB

IMG 20240615 WA0038 11zon

Kepri Dapat 2 Ekor Sapi Kurban Sumbangan Presiden RI

14 Juni 2024 - 14:50 WIB

Ilustrasi sapi kurban

KPU Kepri Buka Penerimaan 5.906 Pantarlih, Honor Rp 1 Juta

14 Juni 2024 - 14:45 WIB

IMG 20240614 WA0016 11zon

Roby Ingatkan Jangan Ada Pungli Dalam PPDB SD dan SMP di Bintan

12 Juni 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240612 WA0018 11zon

Permudah Akses Perizinan, KKP Asistensi Pemanfaatan Ruang Laut di Karimun

12 Juni 2024 - 15:02 WIB

IMG 20240612 WA0012 11zon

Bupati Bintan Sampaikan Ranperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2023

11 Juni 2024 - 12:07 WIB

IMG 20240611 WA0006 11zon
Trending di Warta