Menu

Mode Gelap

Warta · 21 Jan 2023 15:58 WIB

Layanan Air Bersih Buruk, Warga Minta Kepala BP Batam Tak Naikkan Tarif


					Kantor Pusat Layanan Pelanggan Air Bersih di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kantor Pusat Layanan Pelanggan Air Bersih di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Wacana kenaikan tarif air bersih di Kota Batam menuai kontroversi dari berbagai pihak. Pasalnya wacana tersebut dinilai tak sebanding dengan buruknya pelayanan dan distribusi air di sejumlah titik di Batam.

Menurut salah satu warga, Herlina, rencana kenaikan tarif air bersih tidak tepat saat kondisi sekarang ini. Ia meminta pemerintah mengunakan kajian yang komprehensif dengan pertimbangan dampak ke masyarakat kecil.

ADVERTISEMENT

“Kami minta pak Rudi selaku pimpinan BP Batam tidak menaikan tarif air bersih saat krisis pelayanan buruk dari Moya,” ucap warga Tanjunguncang, Batu Aji Batam tersebut, Sabtu (21/1).

Ia mengatakan, saat ini tagihan air bersih di Batam sudah cukup tinggi dan tak seimbang dengan kualitas layanan diberikan kepada pelanggan.

“Kami minta pelayanan harus diperbaiki, baru bisa menaikan tarif air. Ini pelayanan buruk, sudah menaikan tarif lagi,” ujar dia.

Senada Tiara, warga lain mengaku kesulitan mendapat air bersih di Batam. Sebab, distribusi air bersih di kompleksnya kurang lancar sejak dikelola PT Moya.

“Air kecil, kadang hidup malam jam 1 hingga jam 5. Jadi terpaksa kita harus bergadang demi air,” keluh dia.

Wacana kenaikan ini pun mendapat sorotan dari anggota DPRD Batam Utusan Sarumaha. Menurutnya momen untuk kenaikan tidak pantas yang membuat masyarakat terbeban.

“Pelayanan yang sangat buruk, malah ada wacana kenaikan tarif air bersih. Ini sangat aneh,” ujar dia.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan, BP Batam dan Moya seyogyanya fokus menangani distribusi air agar lancar 24 jam ke pelanggan. Sebab Batam sudah darurat air sehingga dibutuhkan langkah konkret dan trobosan agar distribusi air kembali normal.

“Jangan tinggal janji saja, dan bicara wacana kenaikan tarif ditengah kondisi ekonomi sulit pasca COVID-19,” terang dia.

Politikus Hanura itu menekankan SPAM dan BP Batam sejatinya terlebih dahulu menunjukkan kualitas dan kuantitas.

ADVERTISEMENT

“Harus investasi dulu dong, jika tidak begitu sama saja mereka tidak punya modal. Usai itu baru bisa dinaikkan tarif,” tuturnya.

Dalam kunjungan ke masyarakat khusus Sagulung, Utusan mengaku kerap diadukan masyarakat polemik distribusi air bersih tak mengalir lancar seperti di Dapur 12.

“Ini SPAM Batam harus transparan kenapa masalah ini kerap terjadi. Tolong dievaluasi dulu,” pinta dia.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Syiar MTQH ke-X Tahun 2024 Kota Batam, PWI Kepri Goes ke Karimun

18 Mei 2024 - 15:41 WIB

IMG 20240518 WA0016 11zon

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon
Trending di Warta