Menu

Mode Gelap

Warta · 20 Okt 2022 08:28 WIB

KKP Gandeng ITB untuk Pengembangan SKPT di Natuna


					Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat kunker ke Kepri sempena Gernas Bulan Cinta Laut 2022. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat kunker ke Kepri sempena Gernas Bulan Cinta Laut 2022. Foto: Ist/kepripedia.com

Pemerintah Pusat terus mendorong pengembangan sentra kawasan perikanan terpadu (SKPT) di Kabupaten Natuna. Hal itu, mengingat tujuan didirikan SKPT sebagai pusat kegiatan ekonomi kelautan dan perikanan sekaligus menjaga kedaulatan NKRI di kawasan Pulau terdepan.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan untuk pengembangan SKPT di Natuna pihaknya akan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB). 

ADVERTISEMENT

Menurutnya, dalam penyusunan kebijakan strategis diperlukan studi komprehensif yang melibatkan institusi akademik. Hal ini sangat penting karena dengan dasar akademik dan penelitian yang kuat maka output yang dihasilkan bisa lebih maksimal.

“Kita ingin melibatkan semua pihak untuk perikanan terpadu di Natuna, terutama kalangan akademisi kita libatkan juga karena dasar keilmuan dan penelitian itu yang kita butuhkan untuk menyusun kebijakan publik,” katanya, Selasa (17/10) kemarin.

Sementara, pimpinan tim dari ITB, Tubagus Furqhon Sofhani, menjelaskan pentingnya keterpaduan antara kebijakan nasional, provinsi, sampai kabupaten untuk pengembangan kawasan perikanan terpadu di Natuna. Hal ini meliputi RPJMD Provinsi Kepri dan RPJMD Kabupaten Natuna. 

Selain itu, pengembangan dan peningkatan fungsi pertahanan dan keamanan juga perlu ditingkatkan meliputi, mengembangkan dan mensinergikan pengembangan kawasan pertahanan dan keamanan dengan kawasan budidaya di sekitarnya secara selektif.

“Serta melestarikan dan menjaga garis pantai pulau-pulau terluar,” sebutnya.

Sebagai informasi, SKPT Natuna Diresmikan pada 2019 lalu oleh Menteri KKP saat itu, Susi Pudjiastuti. Tujuan didirikan SKPT di kawasan Selat lampa, Natuna, adalah untuk mendorong perekonomian masyarakat serta upaya memperkuat pertahanan negara di kawasan pesisir dan Pulau terdepan. 

Mengingat, lokasi Natuna yang strategis berhadapan langsung dengan sejumlah negara tetangga, yakni, Malaysia, Vietnam, Kamboja dan Singapura. Ditambah lagi, potensi perikanan di Natuna yang melimpah juga harus dikembangkan.

ADVERTISEMENT

Data terbaru, sepanjang 2021 nilai produksi perikanan tangkap di Provinsi Kepri mencapai Rp 8,697 triliun. Dari total tersebut, sebanyak Rp2,859 triliun berasal dari Natuna. sementara untuk nilai produksi perikanan budidaya mencapai Rp296,567 miliar.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Syiar MTQH ke-X Tahun 2024 Kota Batam, PWI Kepri Goes ke Karimun

18 Mei 2024 - 15:41 WIB

IMG 20240518 WA0016 11zon

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon
Trending di Warta