Menu

Mode Gelap

Warta · 12 Okt 2023 19:04 WIB

KPU Lingga Pastikan Ikuti Peraturan yang Berlaku


					Komisioner KPU Lingga Septiadi Syarza. Foto: Istimewa Perbesar

Komisioner KPU Lingga Septiadi Syarza. Foto: Istimewa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga memastikan telah mengikuti semua proses sebagaimana peraturan yang berlaku.

Hal itu disampaikan menyusul panggilan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait aduan pada Agustus 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

Komisioner KPU Lingga, Septiadi Syarza, membenarkan pihaknya menerima panggilan atas aduan ke DKPP RI teregistrasi dengan perkara No.113-PKE-DKPP/IX/2023 sebagaimana dapat di lihat di web DKPP RI.

Ia menyebut KPU Lingga sebagai teradu siap menghadiri sidang etik tersebut.

“Dalam hal ini, perlu saya sampaikan secara pribadi bahwa segala bentuk aduan yang di sampaikan oleh pelapor ke DKPP RI sudah SAH di terima dan kami dari pihak teradu I,II,III,IV, dan V sudah siap untuk menghadiri sidang Kode Etik pada tanggal 18 Oktober 2023,” kata Septiadi kepada kepripedia, Kamis (12/10).

Ia menuturkan sesuai dengan UU Nomor 02 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum yang dipersoalkan oleh pihak Pelapor terhadap 5 Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lingga sudah dilaksanakan.

Septiadi menyatakan sudah mendeklarasikan secara publik ada keluarganya yang mencalonkan diri sebagai caleg. Di mana hal tersebut sesuai peraturan yang berlaku.

“Sebagaimana yang dipersoalkan dalam aduan, sudah saya sampaikan pada rapat pleno terbuka dan ada dokumentasi foto dan video serta saksi dari parpol yang hadir dan ada bukti-bukti lain.”

“Itu nanti akan kami sampaikan dan kami buka di sidang DKPP,” lanjut Septiadi.

ADVERTISEMENT

Septiadi menyayangkan hal ini, bahwa pelapor dan saksi yang membuat aduan ke DKPP RI dengan No.139-P/L-DKPP/IX/2023 tidak pernah menanyakan langsung kepada KPU Kabupaten Lingga terlebih dahulu.

“Dalam hal ini saya sebagai pihak terlapor II menyayangkan atas tindakan pelapor atas nama Eri Setriawan dan Saksi atas nama Iskandar,” kata dia.

Baca: KPU Lingga Dilaporkan ke DKPP soal Keluarga Komisioner Nyaleg

ADVERTISEMENT

“Saya mengganggap hal ini bahwa pelapor dan saksi sudah mengganggu jalannya tahapan pemilu. Tapi itu lah yang namanya HAK Konstitusi yang pada intinya setiap orang memiliki HAK yang sama,” ujarnya lagi.

Septiadi memastikan, segala bentuk aduan kepada teradu akan di buktikan di sidang DKPP pada 18 Oktober 2023. KPU Lingga kata dia, memastikan mengikuti proses tersebut.

“Intinya siapapun yang Mendalilkan maka dia yang harus Menjawab sama hal nya bahwa pada prinsipnya kami menghormati proses hukum yang ada, khsusnya terkait panggilan sidang DKPP ini. Kami akan mengikuti seluruh prosesnya,” tutup Septiadi.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Hasrullah



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Momentum Idul Adha 1445 H, Lanal TBK Sembelih 4 Ekor Sapi dan 11 Ekor Kambing

18 Juni 2024 - 12:10 WIB

IMG 20240618 115755 11zon

Mahasiswa di Tanjungpinang Unjuk Rasa Tolak Tapera, RUU Penyiaran dan RUU TNI-Polri

15 Juni 2024 - 12:48 WIB

IMG 20240615 WA0038 11zon

Kepri Dapat 2 Ekor Sapi Kurban Sumbangan Presiden RI

14 Juni 2024 - 14:50 WIB

Ilustrasi sapi kurban

KPU Kepri Buka Penerimaan 5.906 Pantarlih, Honor Rp 1 Juta

14 Juni 2024 - 14:45 WIB

IMG 20240614 WA0016 11zon

Roby Ingatkan Jangan Ada Pungli Dalam PPDB SD dan SMP di Bintan

12 Juni 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240612 WA0018 11zon

Permudah Akses Perizinan, KKP Asistensi Pemanfaatan Ruang Laut di Karimun

12 Juni 2024 - 15:02 WIB

IMG 20240612 WA0012 11zon
Trending di Warta