Menu

Mode Gelap

Politik · 12 Okt 2023 15:02 WIB

KPU Lingga Dilaporkan ke DKPP soal Keluarga Komisioner Nyaleg


					Logo DKPP. Foto: Istimewa Perbesar

Logo DKPP. Foto: Istimewa

Seluruh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lingga dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Laporan tersebut berkaitan dengan adanya keluarga dari salah satu komisioner KPU Lingga yang ikut menjadi peserta Pemilu 2024 mendatang sebagai Calon Legislatif (Caleg) di Kabupaten Lingga.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan surat yang dilihat kepripedia laporan tersebut masuk ke DKPP pada Agustus 2023 kemarin dengan Nomor pengaduan No. 139-P/L-DKPP/VIII/2023 yang diregistrasi dengan Perkara No. 113-PKE-DKPP/IX/2023. Yang mana teradu ialah ketua dan anggota KPU Lingga, yakni Ardhi Auliya, Septiadi Syarza, Tiara Wulandari, Refli Bawengan, Dian Fanama.

Terdapat 6 poin peristiwa atau perbuatan yang dilaporkan yakni:

  1. Indikasi pelanggaran atas kewajiban dalam bekerja, bertindak, menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban sebagai penyelenggara Pemilu dengan berdasarkan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara, serta sumpah janji jabatan.
  2. Indikasi pelanggaran atas sumpah janji anggota KPU Kabupaten/Kota
  3. Tidak menyatakan secara terbuka dalam rapat apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon, peserta pemilu, dan tim kampanye.
  4. Tidak menyampaikan seluruh informasi yang disampaikan kepada publik dengan benar berdasarkan data dan/atau fakta.
  5. tidak mengumumkan adanya hubungan atau kerkaitan pribadi yang dapat menimbulkan situasi konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas penyelenggara pemilu
  6. Tidak menjelaskan kepada publik apabila terjadi penyimpangan dalam proses kerja lembaga penyelenggara pemilu serta upaya perbaikannya.

Pengadu dalam aduannya, menduga KPU Lingga melanggar pasal 2, pasal 7, pasal 8 huruf k, pasal 9 huruf a, pasal 14 huruf a dan pasal 16 huruf b Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

Dalam aduan tersebut disampaikan pula, bahwa salah satu anggota KPU Lingga periode 2023-2027 bernama Septiadi Syarza memiliki hubungan dengan 2 caleg di wilayah Kabupaten Lingga. Yakni istrinya Qory Hajrul Fajriani sebagai Caleg DPRD Kabupaten Lingga dari partai PPP dengan nomor urut 3 Daerah Pemilihan (Dapil) Lingga 3.  Kemudian mertuanya atas nama Norden juga maju sebagai Caleg nomor urut 1 dari partai PPP untuk Dapil Lingga 3. Keduanya sudah terdaftar di Daftar Calon Sementara (DCS) Caleg DPRD Kabupaten Lingga sebagaimana dapat dilihat di situ  https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Dcs_dprd

Dengan adanya hubungan ini, menurut pengadu, penyelenggara (KPU) wajib mendeklarasikan secara terbuka apabila ada hubungan keluarga yang menjadi peserta pemilu ataupun tim kampanye.

Baca: KPU Lingga Pastikan Ikuti Peraturan yang Berlak

“Ditambah Septiadi Syarza mengampu Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Lingga yang memiliki tugas sangat vital dalam penyelenggara Pemilu,” tulis aduan tersebut.

ADVERTISEMENT

Di dalam aduan tersebut disampaikan pula bahwa pengadu sempat memberi tenggat waktu menunggu pihak KPU mendeklarasikan perihal tersebut ke publik. Namun karena tidak ada, pengadu lalu membuat laporan ke DKPP.

Baca: Keluarga Anggota KPU Lingga Nyaleg hingga Dilaporkan ke DKPP, Begini Kata Warga

Aduan tersebut kemudian ditindak lanjuti DKPP dengan akan melakukan pemanggilan terhadap anggota KPU Lingga.

ADVERTISEMENT

Dalam surat yang dilihat kepripedia, panggilan sidang tersebut bernomor 1278/PS.DKPP/SET-04/X/2023 yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris DKPP Dr. David Yama, M.Sc, MA pada 9 Oktober 2023 kemarin. Di mana isinya, memanggil ketua dan anggota KPU Lingga, yakni Ardhi Auliya, Septiadi Syarza, Tiara Wulandari, Refli Bawengan, Dian Fanama.

“Untuk menghadap Majelis Sidang DKPP di Ruang Sidang Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Jl. WR. Supratman No. 4-7, KM.8, Kel. Air Raja, Kec.Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada hari Rabu tanggal 18 Oktober 2023 Pukul 09.00 WIB, sebagai Pihak Teradu,” bunyi surat tersebut.

“Agenda mendengarkan pokok pengaduan dari Pengadu, jawaban Teradu dan mendengarkan keterangan saksi,” sambung surat itu.

ADVERTISEMENT

Anggota KPU Lingga yang merupakan teradu diminta menyampaikan 8 (delapan) rangkap jawaban teradu dengan alat bukti primer kepada Sekretariat DKPP paling lama 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan sidang.

Panggilan tersebut dibenarkan oleh Tim Pemeriksa Daerah Kepulauan Riau, Muhammad Sjahri Papene.

“Sudah ada panggilan sidang atas pengaduan a quo. Jadi nanti para teradu (ketua & anggota KPU Lingga) akan menyampaikan penjelasan dan jawaban (hal-hal terkait yang diadukan),” kata Sjahri saat dikonfirmasi kepripedia, Kamis (12/10).

“Kalau dari panggilan undangan sidang etik yang DKPP kirimkan, (sidang) dilaksanakan di Tanjungpinang,” kata pria yang juga merupakan anggota KPU Provinsi Kepri tersebut.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Hasrullah



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Muhammad Firdaus, Sosok Caleg Termuda di Karimun Hasil Pileg 2024

2 Maret 2024 - 17:12 WIB

IMG 20240302 170828 11zon

Caleg Nasdem di Karimun Laporkan Dugaan Kecurangan Perhitungan Suara

27 Februari 2024 - 18:28 WIB

IMG 20240227 WA0027 11zon

Gerindra Rebut 4 Kursi di Pileg Karimun 2024, Potensi Duduki Kursi Wakil Ketua I

27 Februari 2024 - 10:51 WIB

images 5

Ribut-ribut Pleno Suara di Singkep Barat: Ada Parpol Keberatan, Minta PSU 2 TPS

22 Februari 2024 - 23:12 WIB

Ribut pleno suara singkep barat

Bawaslu Waspadai Praktik Politik Uang Jelang PSU di Tanjungpinang

22 Februari 2024 - 08:05 WIB

IMG 20240218 090419 11zon

Wajah Baru Diprediksi Bakal Duduki Kursi Legislatif DPRD Kepri Dapil Natuna-Anambas

20 Februari 2024 - 13:34 WIB

IMG 20240220 133201 11zon
Trending di Politik