Mahasiswa KKN Desa Dendun Gelar Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini bagi Ibu-Ibu PKK

Mantang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Dendun 2026 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman, Kepualaun Riau menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema “Bahaya Pernikahan Dini” dengan mengangkat topik “Keluarga Islami: Pondasi Masyarakat dan Amanah Syariah” di Balai Pertemuan Desa Dendun, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan kepada ibu-ibu PKK dan warga Desa Dendun.

ADVERTISEMENT

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Ustad Abdul Rahman Malik, S.Pd., dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak serta mencegah terjadinya pernikahan di usia dini.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswa KKN, Muhammad Ilham Mukarromi, yang menciptakan suasana khidmat di awal kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum memasuki agenda utama, yaitu penyampaian materi oleh narasumber.

Dalam paparannya, Ustad Abdul Rahman Malik menjelaskan bahwa membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah harus dipersiapkan sejak dini melalui pembinaan akhlak, keimanan, dan pendidikan agama yang kuat dalam keluarga.

Ia menekankan bahwa orang tua, khususnya ibu sebagai madrasatul ula atau madrasah pertama bagi anak, memiliki peran besar dalam membentuk karakter serta ketauhidan anak sejak usia dini.

Ustad Abdul Rahman Malik juga mengajak para orang tua untuk membiasakan anak menerapkan adab-adab Islam sejak kecil, seperti membaca basmalah sebelum makan dan menggunakan tangan kanan saat makan, sebagai bagian dari pendidikan karakter Islami.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya mengajarkan anak untuk menjaga kehormatan diri, termasuk membiasakan menutup aurat, terlebih setelah anak memasuki masa baligh, agar memiliki bekal yang cukup untuk menghindari pernikahan pada usia yang belum matang.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Desa Dendun 2026 berharap para orang tua, khususnya ibu-ibu PKK, dapat semakin memahami pentingnya pendidikan agama dan pembinaan karakter anak sebagai langkah awal pencegahan pernikahan dini, sehingga mampu menciptakan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta siap membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article