Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 27 Jul 2023 11:16 WIB

Oknum ASN Disdukcapil Tanjungpinang Dilaporkan Polisi Atas Dugaan Pemalsuan KTP


					Pelapor menunjukkan surat laporan polisi. Foto: Istimewa Perbesar

Pelapor menunjukkan surat laporan polisi. Foto: Istimewa

Salah satu warga, Aronica Kesuma, melaporkan oknum ASN Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang atas dugaan pemalsuan KTP elektronik ke Polresta Tanjungpinang.

Ironinya, KTP elektronik palsu tersebut digunakan untuk mengajukan kredit di salah satu kantor finance di Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

“Ketahuannya KTP saya dipakai ini, karena saya didatangi debt kolektor ke rumah sampai tiga kali. Mereka bilang saya sudah tunggakan pembayaran. Padahal, saya tidak ada tanggungan kredit,” ujar pelapor saat dijumpai di Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (26/7).

Aronica mengakui, awalnya dirinya tidak mengetahui kalau kartu identitasnya digunakan oleh orang lain untuk mengajukan kredit pembelian ponsel. Namun, untuk ketiga kalinya ada deb kolektor mendatangi Aronica ditempat kerjanya, untuk menagih iuran kredit ponsel.

Kala itu, ia pun sempat membantah melakukan transaksi pinjaman di kredit plus. Namun demikian, setelah ditelusuri, barulah ia mengetahui bahwa KTP miliknya telah digunakan oleh orang lain untuk melakukan pinjaman pembelian ponsel.

“Setelah ditelusuri baru diketahui foto dalam proses pengajuan kredit itu bukan saya. Tapi KTP yang digunakan KTP saya. Baru lah mereka stop menagih,” ungkapnya.

Kendati demikian, Aronica tidak puas dan mulai mendatangi Kantor Disdukcapil Tanjungpinang, untuk menanyakan penggandaan kartu identitasnya tersebut.

Hasilnya, KTP miliknya tersebut telah dicetak ulang oleh seorang pegawai Disdukcapil Tanjungpinang berinisial IN. Pencetakan ulang tersebut dilakukan oleh seorang pekerja kredit plus berinisial A.

“Kata IN, pekerja leasing tersebut temennya. Katanya saya menyuruh orang untuk mencetak KTP. Padahal tidak pernah sama sekali,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Aronica juga turut mempertanyakan, soal aturan pencetakan KTP ulang. Menurutnya, pencetakan KTP ulang karena hilang, harus memiliki surat dari kepolisian dan harus mengurus sendiri.

“Jumlah kreditnya senilai Rp. 6 juta. Kredit handphone. Yang saya laporkan ini lebih ke Disduk dan pihak leasing nya. Laporan penggandaan identitas,” tukasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Giofany mengatakan bahwa laporan kasus tersebut telah ditangani oleh Satreskrim.

ADVERTISEMENT

“Satreskrim sudah menerima laporan kasus tersebut. Saat ini sedang dalam tahap penyelidikan,” kata Iptu Giofany.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Danpomdam I/BB Kunjungi Keluarga Halimah di Karimun, Sampaikan Bela Sungkawa

21 Februari 2024 - 13:43 WIB

IMG 20240221 WA0008 11zon

7 Fakta Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

20 Februari 2024 - 12:55 WIB

IMG 20240217 WA0023 11zon

Oknum Anggota TNI di Pusara Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun, Kapolres: Statusnya Praduga Tak Bersalah

20 Februari 2024 - 08:56 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Polisi Uji Materi dan Pengamatan CCTV Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

19 Februari 2024 - 16:20 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Nilai Ada Kejanggalan, Keluarga Minta Keadilan Atas Tewasnya HA

18 Februari 2024 - 15:47 WIB

IMG 20240218 WA0020 11zon

Pacar Janda Muda yang Ditemukan Tewas di Karimun Oknum Anggota TNI

18 Februari 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240218 WA0018 11zon
Trending di Hukum Kriminal