Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 8 Sep 2023 13:41 WIB

Pengembang Perumahan di Batam Gugat Konsumen, Begini Kasusnya


					Sidang sengketa rumah di Pengadilan Batam, Kamis (7/9). Foto: Rega/kepripedia.com Perbesar

Sidang sengketa rumah di Pengadilan Batam, Kamis (7/9). Foto: Rega/kepripedia.com

PT Barelang Mega Jaya Sejati (developer) menggugat Hendri (konsumen) ke Pengadilan Negeri Batam. Perkara itu bernomor : 29/Pdt.G.S/2023/PN Btm dengan klasifikasi wanprestasi.

Sengketa perumahan disebabkan konsumen tidak membayar cicilan cash bertahap yang sudah bertahun di Kompleks Perumahan Barelang, Tanjung Uncang, Batu Aji.

ADVERTISEMENT

“Kami merasa Hendri (tergugat) sama sekali tidak memberikan itikad baik untuk penyelesaian mengenai tunggakan pembayaran cicilan cash bertahap kepada klien kami,” ungkap Triwansaki, S.H., & Agustianto, S.H., M. Kn usai sidang kedua di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (7/9).

Menurutnya kliennya dirugikan oleh konsumen dengan dasar wanprestasi merujuk Pasal 1234 KUHPer Jo pasal 1238 KUHP, dimana tergugat perkara a quo tidak membayar cash bertahap sesuai perjanjian awal dan kewajibannya.

“Kami sudah membuka ruang untuk mediasi, tapi tidak ada itikad baik dari tergugat dalam menyelesaikan pembayaran tunggakan,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, sebelum bergulir ke meja hijau, upaya musyawarah mufakat telah ditempuh dalam menyikapi sengketa rumah tersebut, bagian dari prioritas. Ia mengeklaim telah memberikan penawaran berupa penghapusan denda dua tahun apabila konsumen membayar seluruh total tunggakan.

“2 tahun sejak 2021 menunggak kami sudah memberikan surat peringatan kesatu dan dua hingga peringatan ketiga. Kita juga melakukan pertemuan langsung untuk mencari solusi terhadap masalah tersebut,” katanya.

Belakangan setelah gugatan Hendri disebut masih ingin melanjutkan jual beli dengan PT Barelang Mega Jaya Sejati ataupun tentang negosiasi terkait seluruh tunggakan dan denda.

“Ini sudah masuk gugatan sejak Agustus 2023 dan menunggak sejak 2021, kenapa sekarang ada itikad baik yang selama ini kemana saja,” terang pria disapa Zaky itu.

ADVERTISEMENT

“Kita minta tergugat untuk saling menghormati proses hukum yang telah berjalan,” imbuhnya.

Terpisah, kuasa hukum tergugat Musrin, SH, MH, CPL, CPCLE, CPM, CPrM, CPPLS mengeklaim bukti-bukti yang disiapkan sudah kuat dan sehingga hakim tidak akan kesulitan memutus perkara.

“Kita akan lawan dengan bukti yang ada,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Tunggakan yang dialami kliennya tersebut terjadi saat wabah COVID-19 melanda, membuat ekonomi lumpuh sehingga berdampak terhadap cicilan. Seharusnya, kata dia, pihak developer memberikan keringan  kepada konsumen karena terdampak pandemi, sebagaimana imbauan dari pemerintah.

Menurut hematnya klien membeli rumah Rp 277 juta, metode cash bertahap dengan uang muka 90 juta namun karena pandemi pembayaran cicilan tersendat.

Sementara itu, sidang akan dilanjutkan pada Selasa (12/9) dengan agenda jawaban dari tergugat.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Khairul S



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Danpomdam I/BB Kunjungi Keluarga Halimah di Karimun, Sampaikan Bela Sungkawa

21 Februari 2024 - 13:43 WIB

IMG 20240221 WA0008 11zon

7 Fakta Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

20 Februari 2024 - 12:55 WIB

IMG 20240217 WA0023 11zon

Oknum Anggota TNI di Pusara Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun, Kapolres: Statusnya Praduga Tak Bersalah

20 Februari 2024 - 08:56 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Polisi Uji Materi dan Pengamatan CCTV Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

19 Februari 2024 - 16:20 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Nilai Ada Kejanggalan, Keluarga Minta Keadilan Atas Tewasnya HA

18 Februari 2024 - 15:47 WIB

IMG 20240218 WA0020 11zon

Pacar Janda Muda yang Ditemukan Tewas di Karimun Oknum Anggota TNI

18 Februari 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240218 WA0018 11zon
Trending di Hukum Kriminal