Menu

Mode Gelap

Warta · 13 Mei 2022 20:56 WIB ·

Penyelesaian Gurindam 12 Tepi Laut Dilanjutkan 2023 Mendatang


 Tugu Sirih, salah satu bagian dalam proyek penataan kawasan pesisir G12 Tepi Laut, Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Tugu Sirih, salah satu bagian dalam proyek penataan kawasan pesisir G12 Tepi Laut, Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berencana akan menyelesaikan proyek penataan kawasan pesisir Gurindam 12 (G12) Tepi Laut, Tanjungpinang pada 2023 mendatang.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan rencananya Detail Engineering Design (DED) site plan seluruh kawasan G12 akan dikerjakan melalui APBD Perubahan tahun 2022. Sementara pengerjaannya bisa dimulai di awal tahun 2023

Adapun penyelesaian tahap akhir kawasan G12 meliputi pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Gedung Dekranasda Kepri, pembangunan etalase untuk brand makanan lokal, dan stand UMKM.

“Kita harus kerja simultan, supaya nanti di akhir tahun yang mana bisa selesai, kita selesaikan,” kata saat rapat di bersama OPD, Kamis (12/5).

ADVERTISEMENT
advertisement

Selain itu, lanjut Ansar, terkait dengan relokasi pedagang UMKM di Anjung Cahaya, Tepi Laut, pihaknya siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Ia bahkan menjanjikan luas lahan yang akan ditempati pedagang UMKM di G12 akan sama dengan yang mereka tempati sebelumnya di Anjung Cahaya.

ADVERTISEMENT

“Kita akan segera kirim tim perwakilan ke ibu Rahma (Walikota Tanjungpinang) untuk bisa menjelaskan bagaimana pola tata ruang yang akan dikerjakan di Gurindam 12,” kata Gubernur Ansar.

Menurut Ansar, koordinasi dan kerjasama antara Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang sangat dibutuhkan untuk penataan kota Tanjungpinang. Sebab, selain penyelesaian kawasan G12, Pemprov Kepri juga telah menganggarkan banyak proyek penataan di Kota Tanjungpinang.

Seperti pengerjaan jalan menuju bandara Raja Haji Fisabilillah, penataan kawasan kota lama Tanjungpinang, pengerjaan flyover menuju pulau Dompak, pembuatan Tugu Bahasa, hingga penataan Akau potong lembu.

ADVERTISEMENT

“Setiap pengerjaan proyek harus dipikirkan juga tentang perawatannya, kita bantu Pemko untuk petugas kebersihan dan petugas pemeliharaannya,” tegasnya kepada OPD terkait.

Selain itu, ia juga membahas perkembangan revitalisasi pulau Penyengat. Ansar mengingatkan pengerjaan bangunan cagar budaya dilakukan secara hati-hati, namun tidak pula menjadikannya terlambat. Karena, ditargetkan seluruh proyek tersebut harus terlihat kemajuannya hingga akhir tahun.

“Tanjungpinang jangan tanggung-tanggung kalau mau kita jadikan kota city tour atau kota destinasi wisatawan asing,” tutur Gubernur Ansar.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, pekerjaan proyek Penataan G12 tepi laut telah dilaksanakan Dinas PUPR dan Pertanahan Kepri dengan skema tahun jamak selama 3 tahun. Mulai dari 2018, 2019 dan 2020 dengan nilai kontrak awal Rp487.999,203,600,-.

Ketetapan pelaksanaan tahun jamak selama 3 tahun, ditetapkan atas kesepakatan DPRD dan Gubernur Kepri tahun 2018 tentang pembiayaan proyek Strategis Provinsi Kepri. Namun, hingga tahun akhir pengerjaan proyek tersebut tidak selesai dikerjakan.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 25 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

MTQ IX Tingkat Provinsi Kepri 2022 di Anambas Bakal Mundur dari Jadwal

19 Mei 2022 - 21:59 WIB

Upaya Cegah Stunting, UPT Puskesmas Posek Luncurkan Program PALACS

19 Mei 2022 - 21:53 WIB

Siap Tampung Keluhan Layanan Publik, Ombudsman Kepri Akan Gelar PVL on The Spot di Lingga

19 Mei 2022 - 21:38 WIB

Ratusan Penumpang Berangkat Dalam Pelayaran Perdana Karimun-Malaysia

19 Mei 2022 - 20:12 WIB

DPD KNPI Kota Batam Segera Bentuk Pengurusan PK KNPI

19 Mei 2022 - 17:06 WIB

Lahan Seluas 138.661 Hektare di Perairan Bintan Ditetapkan Jadi Kawasan Konservasi

19 Mei 2022 - 16:56 WIB

Trending di Warta
advertisement