Menu

Mode Gelap

Warta · 21 Sep 2022 09:00 WIB

Pinjaman Bebas Bunga di Kepri Banyak Diminati UMKM


					Pinjaman Bebas Bunga di Kepri Banyak Diminati UMKM Perbesar

Program Pinjaman Bebas Bunga untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Riau sangat banyak diminati pelaku UMKM. Hal itu terbukti sejak diluncurkan pada tahun 2021 pihak bank sudah meluncurkan Rp11,160 miliar dana kepada 591 pelaku UMKM sebagai debitur.

Sementara berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepri, hingga akhir Agustus 2022 realisasi bunga kredit dari program ini telah mencapai Rp 650 juta.

ADVERTISEMENT

Adapun rinciannya Rp186 juta lebih di tahun 2021 dan Rp464 juta lebih di tahun 2022. Atas capaian tersebut, Ansar Ahmad mengatakan tujuan diberlakukannya program pinjaman UMKM tanpa bunga ini untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Untuk mewujudkan program tersebut Pemprov Kepri menggandeng Bank Riau Kepri yang sekarang menjadi Bank Riau Kepri Syariah.

“Harapan kita bisa membantu usaha kecil yang ingin bangkit setelah terpuruk karena pandemi,” katanya, Selasa (20/9).

Ia menjelaskan, selama dua tahun dilanda pandemi COVID-19 semua level usaha terkena dampaknya.

Mulai usaha makro maupun usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Maka, diperlukan stimulus guna bertahan, atau bahkan dapat sebagai langkah awal memulai pemulihan ekonomi.

Berdasarkan data, total UMKM diseluruh Kepri tercatat per tanggal 19 Januari 2022 sebanyak 146.638 UMKM.

Oleh karena itu, Ansar mendorong program pinjama tanpa bunga ini akan dilanjutkan secara berkepanjangan jika animo masyarakat sangat besar.

ADVERTISEMENT

“Kalau lebih banyak yang memanfaatkan program ini kita akan buat klasifikasi usahanya. Saya yakin masih banyak masyarakat yang belum tau informasi ini, agar bersama pemerintah daerah dan Bank Riau Kepri bantu sosialisasikan program ini,” harap Ansar.

Adapun total pinjaman yang disalurkan dalam program pinjama tanpa bunga ini, yakni Kota Tanjungpinang sebanyak 161 UMKM dengan plafond kredit Rp3,071 miliar (27,52 persen).

Kabupaten Natuna sebanyak 161 UMKM dengan plafond Rp3,065 miliar (27,46 persen), Kabupaten Karimun sebanyak 102 UMKM dengan plafond Rp1,958 miliar (17,54 persen).

ADVERTISEMENT

Kota Batam sebanyak 59 UMKM dengan plafond Rp1,060 miliar (9,50 persen), Kabupaten Lingga sebanyak 59 UMKM dengan plafond Rp1,052 miliar (9,43 persen).

Kabupaten Bintan sebanyak 32 UMKM dengan plafond Rp632 juta (5,66 persen), dan Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 17 UMKM dengan plafond Rp322 juta (2,89 persen).

Program kredit bungan nol persen ini merupakan bentuk modal kerja maupun investasi bagi pelaku UMKM.

ADVERTISEMENT

Dimana, pelaku UMKM bisa mengajukan pinjaman maksimal Rp 20 juta. Dengan jangka waktu kredit selama 24 bulan.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

SAR Natuna Tutup Siaga Khusus Idul Fitri 1445 H: Semua Lancar dan Aman

19 April 2024 - 16:50 WIB

IMG 20240419 WA0005 11zon

Tahun 2024, Pemda Bintan Targetkan Cover BPJS Ketenagakerjaan Gratis Bagi 3.000 Pekerja Rentan

19 April 2024 - 14:47 WIB

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan

Wanita 55 Tahun Asal Rengat Terlantar di Pelabuhan Roro Jagoh, Begini Kisahnya

18 April 2024 - 14:49 WIB

Polisi menemui Yuliati yang terlantar di Pelabuhan Roro Jagoh

Tarif Kapal Roro Rute Karimun – Sei Pakning untuk Penumpang dan Kendaraan

18 April 2024 - 09:32 WIB

IMG 20240418 WA0001

Arus Balik Mudik, Penumpang Padati Pelabuhan Roro Parit Rempak Karimun

18 April 2024 - 09:25 WIB

IMG 20240418 WA0006 11zon

Kapal MV Layar Anggun 8 Terbakar di Perairan Berakit

17 April 2024 - 19:06 WIB

IMG 20240417 WA0007 11zon
Trending di Warta