Kepolisian Sektor (Polsek) Nongsa telah memeriksa 5 saksi terkait insiden yang menyebabkan tewasnya Ahmad Madi (33), pekerja PT Ably Metal Indonesi, beberapa waktu lalu.
Baca: Diduga Tertimpa Besi, Satu Pekerja di Kabil Tewas
“Untuk saksi yang sudah kami periksa minta keterangan 5 orang. Ini masih dalam proses,” ujar Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian melalui Kanit Reskrim Iptu Ardiansyah, pada awak media, Rabu (22/2).
Ia memastikan, jika pihak perusahaan kooperatif memberikan keterangan terkait musabab dugaan laka kerja tersebut.
Baca: Soal Kecelakaan di Kawasan Industri Kabil, Pengelola Minta Perusahaan Taati Prosedur
“Sampai sekarang masih kooperatif. Untuk perkembangan selanjutnya kami akan info kembali,” ujarnya.
Namun, Iptu Ardiansyah tak merinci detail lima saksi yang diperiksa pasca insiden tersebut. Apakah ada ditemukan dugaan kelalaian keselamatan kerja dalam kecelakaan kerja itu.
“Masih dalam proses pengembangan. Nanti kami infokan kembali,” kata dia lagi.
Baca: Pekerja Tewas, Disnaker Batam Periksa PT AMI
Kepripedia mencoba mendatangi Pt Ably Metal Indonesia yang terletak dalam kawasan Industri Citramas Group di Kabil, Nongsa, Batam.
Namun tak seorang pun yang bisa memberikan konfirmasi kepada wartawan terkait peristiwa nahas beberapa waktu lalu itu.

Insiden maut menyebabkan pekerja PT Ably Metal Indonesia Kabil, Ahmad Madi (33) meninggal dunia terus jadi sorotan.
Termasuk dari Citramas Group sebagai pengelola Kawasan Industri Kabil meminta tindakan korektif atau perbaikan (corrective action) dari pihak perusahaan.