Menu

Mode Gelap

Warta · 10 Okt 2023 11:25 WIB

Polisi Uji Coba Tilang Elektronik di Tanjungpinang


					Ilustrasi. Foto: Dok. Kumparan Perbesar

Ilustrasi. Foto: Dok. Kumparan

Satuan Lalulintas Polresta Tanjungpinang mulai melakukan uji coba penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kawasan Jalan D.I Pandjaitan Kilometer 7 Tanjungpinang,  Senin(9/10).

Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Syaiful Amri, mengatakan saat ini tim teknisi sedang melakukan uji coba ETLE dan melakukan pemeriksaan supaya nantinya dapat berfungsi dengan baik.

ADVERTISEMENT

“Hari ini baru uji coba terlebih dahulu,” ungkapnya.

Hingga kini, ia melanjutkan, belum memastikan kapan sistem tilang elektronik ini mulai diberlakukan di Tanjungpinang.

Namun demikian, kepolisian mengimbau agar masyarakat dapat melengkapi kelengkapan berkendara. Selain mencegah dikenakan sanksi tilang, tujuan utamanya adalah demi keselamatan saat berkendara.

“Kami mengimbau Saya masyarakat mulailah tertib berlalulintas supaya selamat dalam berkendara,” imbaunya.

Selain itu, Syaiful juga menjelaskan, sistem tilang elektronik atau ETLE ini bekerja melalui beberapa tahapan. Pertama, sensor kamera ETLE secara otomatis menangkap gambar pengendara yang melanggar lalu lintas.

Lalu, sistem akan mengirimkan bukti pelanggar tersebut kepada petugas. Lalu, Polisi Satlantas di lapangan melakukan validasi bukti yang dikirim oleh sistem ETLE. Petugas akan mengidentifikasi pelat nomor dan data kendaraan menggunakan Electronic Registration & Identifikasi (ERI).

“Alat ini mirip ponsel tetapi khusus untuk menilang. Bukan berfungsi sebagai ponsel pada umumnya,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Setelah itu, surat tilang akan langsung dikirimkan melalui Pos kepada pelanggar lalu lintas sesuai data Sura Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Lalu,  Pelanggaran lalu lintas melakukan konfirmasi ke Satlantas Polresta Tanjungpinang maksimal 8 hari dari terjadinya pelanggaran.

Jika tidak melakukan konfirmasi pelanggaran atau tidak membayar denda tilang maka STNK dapat terkena sanksi pemblokiran sementara.

“Pembayaran langsung bisa ke pihak BRI yang ada Satlantas Tanjungpinang. Atau, bisa membayar setelah melalui sidang di pengadilan,” terangnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Khairul S



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Roby Ingatkan Jangan Ada Pungli Dalam PPDB SD dan SMP di Bintan

12 Juni 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240612 WA0018 11zon

Permudah Akses Perizinan, KKP Asistensi Pemanfaatan Ruang Laut di Karimun

12 Juni 2024 - 15:02 WIB

IMG 20240612 WA0012 11zon

Bupati Bintan Sampaikan Ranperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2023

11 Juni 2024 - 12:07 WIB

IMG 20240611 WA0006 11zon

PDAM Tirta Mulia Karimun Perbaikan Pipa, Distribusi Air Bersih Terhenti Sementara

10 Juni 2024 - 14:45 WIB

jq7zzn42z7bsvuycnxpi e1667912657178

Job Fair Digelar Lagi, Roby Optimis Angka Pengangguran Terbuka Semakin Menurun

8 Juni 2024 - 09:41 WIB

Sambutan Bupati Bintan Roby Kurniawan di Pembukaan Job Fair 2024

KPU Karimun Mulai Rekrut 745 Petugas Pantarlih Pilkada 2024

7 Juni 2024 - 13:24 WIB

IMG 20231103 WA0031 11zon
Trending di Warta