Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 31 Agu 2023 21:42 WIB

Proyek Pengembangan Pulau Rempang Masuk Daftar Program Strategis Nasional


					Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: dok BP Batam Perbesar

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: dok BP Batam

Proyek pengembangan Pulau Rempang sebagai mesin ekonomi baru Indonesia terus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Bukan tanpa alasan, proyek pengembangan Rempang Eco-City masuk dalam daftar Program Strategis Nasional tahun 2023.

ADVERTISEMENT

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa hal tersebut sebagaimana yang tertuang dalam Permenko Bidang Perekonomian RI Nomor 7 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional

Dimana, Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, telah mengesahkan peraturan itu tanggal 28 Agustus 2023 lalu di Jakarta.

“Sesuai arahan Pak Menko, pengembangan Pulau Rempang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional. Besar harapan, program ini bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri, khususnya Kota Batam,” ujar Ariastuty di Batam, Kamis (31/8). 

Ariastuty menerangkan bahwa pemerintah pusat melalui kerja sama antara BP Batam dan PT Makmur Elok Graha (MEG) bakal menyiapkan Pulau Rempang sebagai kawasan industri, perdagangan, hingga wisata yang terintegrasi demi mendorong peningkatan daya saing Indonesia dari Singapura dan Malaysia.

Dengan nilai investasi yang ditaksir mencapai Rp 381 triliun hingga tahun 2080, lanjut Ariastuty, pengembangan Pulau Rempang diharapkan dapat memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi (Spillover Effect) bagi Kota Batam serta kabupaten/kota lain di Provinsi Kepri.

“Pengembangan Rempang juga akan membuka ratusan ribu lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Kepri, khususnya para pemuda di Kota Batam,” tambahnya.

Pemerintah Republik Indonesia menargetkan, pengembangan Kawasan Rempang Eco-City dapat menyerap lebih kurang 306.000 tenaga kerja hingga tahun 2080 mendatang.

ADVERTISEMENT

“Tidak hanya itu saja, para pemuda tersebut juga dibekali dengan pendidikan dan pelatihan khusus agar lebih siap menghadapi persaingan industri ke depannya,” pungkasnya. (DN)

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Jelang Idul Adha 1445 H, Pedagang Sapi di Karimun Mulai Banjir Pesanan

22 Mei 2024 - 14:52 WIB

IMG 20240521 114434 11zon

DPC APMIKIMMDO Karimun Terima Bantuan Bibit dan Pakan Ikan Budidaya dari Bupati Rafiq

8 Mei 2024 - 16:59 WIB

IMG 20240508 WA0015 11zon

Ekonomi Kepri Triwulan I-2024 Melambat, Tumbuh 5,01 Persen

7 Mei 2024 - 10:33 WIB

Ilustrasi Ekonomi Kepri

Ikuti Rakor Inflasi bersama Kemendagri, Inflasi di Tanjungpinang Peringkat 8 Terendah Se-Sumatra

6 Mei 2024 - 18:31 WIB

IMG 20240506 WA0025

April 2024, Inflasi Tanjungpinang Terendah Ke-8 se-Sumatra

2 Mei 2024 - 18:37 WIB

5 1000 × 800 piksel 5

Peringati May Day, Bupati Bintan Tekankan Pentingnya Kompetensi Buruh Mendorong Ekonomi

2 Mei 2024 - 07:24 WIB

IMG 20240501 WA0046 11zon
Trending di Ekonomi Bisnis