Menu

Mode Gelap

Warta · 29 Agu 2022 20:30 WIB ·

Realisasi APBD Kepri 2022 Hingga Agustus Belum Optimal


 Realisasi APBD Kepri 2022 Hingga Agustus Belum Optimal Perbesar

ADVERTISEMENT
advertisement

Realisasi APBD Provinsi Kepulauan Riau 2022 menjelang akhir Agustus ini masih belum optimal. Berdasarkan data Biro Ekonomi Pembangunan Kepri, hingga 26 Agustus 2022, realisasi pendapatan APBD Kepri 2022 telah mencapai 58,44 persen atau sebesar Rp 2,033 triliun dari target pendapatan sebesar Rp. 3,480 triliun. 

Sementara, untuk realisasi belanja keuangan mencapai 47,84 persen atau sebesar Rp. 1,851 triliun dari pagu sebesar Rp. 3,870 triliun. Sedangkan, realisasi belanja fisik mencapai angka 52,85 persen.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menekankan seluruh OPD untuk menggejot capaian pendapatan dan belanja agar bisa direalisasikan semaksimal mungkin. 

Menurutnya, meski pengalaman tahun-tahun sebelumnya progres akan meningkat capaiannya pada akhir tahun. Namun, ia meminta agar capaian belanja dan pendapatan dapat berjalan berirngan dan tepat waktu. 

ADVERTISEMENT
advertisement

“Meksi biasanya nanti diakhir tahun pengalaman kita akan tercapai. Tapi, saya minta OPD Mengawasi pekerjaan supaya selesai tepat waktu,” ucapnya usai rapat evaluasi OPD di ruang rapat utama lantai 4 kantor Gubernur, Pulau Dompak, Senin (29/8).

Selain itu, Ansar juga mengingatkan terkait progres Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD). 

ADVERTISEMENT

Karena, berdasarkan data Sistem Pengawasan Siera BPKP, masih ada 4 kabupaten kota di Kepri yang belum memenuhi target progres pelaksanaan P3DN. Kemudian, mengenai penilaian LPPD, sampai 31 Juli 2022 yang lalu, Tingkat Keterisian e-SPM TWI oleh kabupaten/kota di Kepri telah mencapai 62,50 persen dengan nilai cukup. 

Ansar berpesan kepada para Kepala OPD untuk serius menangani beberapa permasalahan tersebut. Ia meminta agar cara-cara untuk meningkatkan jumlah tayang e katalog diidentifikasi sehingga dalam evaluasi P3DN nasional nantinya akan menaikkan posisi Kepri. Mengenai LPPD, Gubernur meminta agar OPD yang masih belum melengkapi data yang diperlukan untuk segera melengkapinya.

“Karena ini rapor kita, kerja keras kita butuh apresiasi. Walau kita provinsi kecil, tidak boleh dipandang sebelah mata. Penuhi kerja-kerja untuk membangun performance daerah,” tutup Ansar.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 24 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Neko Wesha Pawelloy: Saya Tidak Bisa Tidur Kalau Belum Ada Solusi

27 September 2022 - 09:04 WIB

Muhammad Rudi Jadi Pembicara Utama di Hari Jadi Kota Tanjungpinang

27 September 2022 - 05:25 WIB

Mobil Dinas di Bintan Banyak Tak Bayar Pajak

27 September 2022 - 05:22 WIB

Penyalur Perdagangan Orang ke Malaysia merupakan Mantan PMI

27 September 2022 - 05:14 WIB

Pencuri Kabel Listrik di Batam Terekam CCTV

27 September 2022 - 05:06 WIB

Menelisik Pengalokasian Dana Proyek Normalisasi Drainase di Pasar Malam Karimun

26 September 2022 - 17:07 WIB

Trending di Warta
advertisement