Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 3 Mei 2023 16:10 WIB

Realisasi Investasi di Kepri Capai Rp 4,795 Triliun pada Triwulan I 2023


					Kepala DPMPTSP Kepri Hasfarizal Handra. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Kepala DPMPTSP Kepri Hasfarizal Handra. Foto: Ismail/kepripedia.com

Advertorial – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepri mencatat, hingga Triwulan I 2023 realisasi investasi di Kepri sudah mencapai Rp 4,795 triliun.

Dari total tersebut, nilai realisasi penanaman modal asing (PMA) mencapai 213,9 juta dolar US atau setara Rp 3,134 triliun dari 985 proyek. Sementara, nilai investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 1,661 triliun dari 2.181 proyek.

ADVERTISEMENT

Kepala DPMPTSP Kepri, Hasfarizal Handra, mengungkapkan tahun ini pemerintah pusat memberikan target nilai investasi sebesar Rp 20 triliun kepada Provinsi Kepri. Meski cukup tinggi, namun pihaknya optimis target tersebut bisa tercapai hingga akhir tahun nanti.

Mengingat, kondisi saat ini sudah kian membaik dibandingkan masa pandemi COVID-19 yang melanda 3 tahun terakhir.

“Kita juga sedang melakukan penjajakan sejumlah investasi. Mulai dari, PLTS serta pengembangan investasi KEK Galang Batang,” ungkapnya, Rabu (3/5).

Selain itu, lanjut Hasfarizal, bangkitnya sektor pariwisata paska pandemi ini juga diharapkan menjadi faktor pendorong bertumbuhnya juga iklim investasi di Provinsi Kepri.

“Kita juga sudah petakan potensi investasi di wilayah Kepri, agar memudahkan calon investor memilih peluang untuk berinvestasi,” sebutnya.

Sementara itu, sebelumnya Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan meskipun saat ini perekonomian dunia sedang tidak pasti dampak paska pandemi dan akibat perang antara Rusia dan Ukraina.

Namun, dengan potensi yang ada di Kepri, pasti membuat investor tertarik. Oleh karena itu, Ansar berkomitmen mendorong investasi ke Kepri dengan memberikan kemudahan kepada calon investor.

ADVERTISEMENT

Apalagi, ada 3 KEK di Kepri, yakni KEK Galang Batang, Nongsa Digital Park, dan Batam Aerotechic.

“Ditambah ada tiga kawasan perdagangan bebas di Kepri atau Free Trade Zone (FTZ) yang meliputi Batam, Bintan, dan Karimun,” sebut Ansar.

Selain itu, Kepri juga dilirik Pemerintah Pusat untuk dijadikan salah satu dari 13 provinsi di Indonesia yang memuat proyek investasi dalam penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) proyek prioritas strategis oleh Kementerian Investasi/BPKM pada Agustus 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

“Kemenko Perekonomian saat ini juga tengah menyiapkan master plan pembangunan Kepri yang berbasis potensi daerah di 7 Kabupaten/Kota yang diharapkan ke depan Kepri akan menjadi lokomotif investasi di Indonesia,” demikian Ansar.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

DPC APMIKIMMDO Karimun Terima Bantuan Bibit dan Pakan Ikan Budidaya dari Bupati Rafiq

8 Mei 2024 - 16:59 WIB

IMG 20240508 WA0015 11zon

Ekonomi Kepri Triwulan I-2024 Melambat, Tumbuh 5,01 Persen

7 Mei 2024 - 10:33 WIB

Ilustrasi Ekonomi Kepri

Ikuti Rakor Inflasi bersama Kemendagri, Inflasi di Tanjungpinang Peringkat 8 Terendah Se-Sumatra

6 Mei 2024 - 18:31 WIB

IMG 20240506 WA0025

April 2024, Inflasi Tanjungpinang Terendah Ke-8 se-Sumatra

2 Mei 2024 - 18:37 WIB

5 1000 × 800 piksel 5

Peringati May Day, Bupati Bintan Tekankan Pentingnya Kompetensi Buruh Mendorong Ekonomi

2 Mei 2024 - 07:24 WIB

IMG 20240501 WA0046 11zon

Sequis Buka Kantor Baru di Pekanbaru, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

29 April 2024 - 12:05 WIB

IMG 20240429 WA0017 11zon
Trending di Ekonomi Bisnis