Ribuan Warga Tionghoa Meriahkan Momen Pergantian Tahun Baru Imlek di Batam dan Tanjungpinang

Ribuan warga khusunya Etnis Tionghoa di Batam dan Tanjungpinang memadati kawasan acara untuk merayakan momen pergantian Tahun Baru Imlek 2574.

Di Kota Batam perayaan pergantian tahun dipusatkan di kawasan countdown party yang diadakan oleh Ikatan Pemuda Tiongha Indonesia (IPTI) Kepri di Nagoya Citywalk, Kota Batam, Sabtu (21/1).

ADVERTISEMENT

Sementara, di Tanjungpinang peringatan momen pergantian tahun baru digelar di kawasan pecinan di Pelataran Jalan Merdeka.

Tak hanya warga Tionghoa, perayaan ini juga dihadiri oleh masyarakat umum.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat membuka kegiatan menyampaikam rasa syukur melihat bagaimana membaurnya masyarakat dalam satu rasa toleransi dan tenggang rasa antar umat beragama, antar suku, budaya dan status sosial. 

“Masyarakat Provinsi Kepri telah membuktikan, bahwa di setiap perayaan hari besar agama kita bisa saling menghargai tanpa memandang suku dan agama, ini bukti bagaimana toleransi dan moderasi beragama di Kepri sudah tertanam kuat sejauh ini,” ujar Ansar. 

Tingginya toleransi dibuktikan juga dengan Provinsi Kepri yang menjadi provinsi dengan moderasi beragama tertinggi di Pulau Sumatera dan beraad diperingkat 9 secara nasional. 

“Kita semua harus terus mempertahankan kekuatan toleransi ini, karena dengan hal itulah kita bisa kompak bersama membangun Kepri ini menjadi lebih baik lagi,” katanya. 

Selain itu, Ansar juga berharap kedepan tetap tidak ada konflik-konflik horizontal di antara masyarakat. Semua dapat duduk bersama, bergandengan tangan menjadikan Kepri lebih baik lagi.

ADVERTISEMENT

“Kita bersykur Kepri adalah provinsi terbaik di Sumatera dan masuk 10 besar dari 38 provinsi di Indonesia dalam hal Indeks Moderasi beragama. Tidak ada warga kelas 1 atau kelas 2, kita semua sama tidak ada yg di beda-bedakan,” demikian Ansar.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article
advertisement