Menu

Mode Gelap

Warta · 28 Mar 2022 18:09 WIB ·

Sejumlah Warga Gelar Aksi di DPRD hingga PLN Batam, Ini Tuntutannya


 Warga menyampaikan tuntutannya di DPRD Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Warga menyampaikan tuntutannya di DPRD Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa secara damai ke DPRD dan Kantor Wali Kota Batam, hingga ke kantor bright PLN Batam, Senin (28/3).

Adapun massa unjuk rasa ini berasal dari berbagai perumahan yakni Perumahan Cendana hingga ke Perumahan Bandara Mas, Batam Center yang merupakan wilayah terdampak pembangunan SUTT di wilayahnya.

Aksi ini juga turut diikuti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak).

Dalam aksi, massa tampak membawa sepucuk surat dan selembaran kertas dengan menuliskan aspirasinya. Dimana mereka meminta pemasangan tiang dan jalur SUTT diwilayahnya dapat dievaluasi kembali.

ADVERTISEMENT
advertisement

Adapun tuntutan massa di antaranya:

1. Mematuhi Perda No 03 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam Tahun 2021-2041.

ADVERTISEMENT

2. Meminta Bright PLN Batam untuk segera menghentikan proyek Pembangunan SUTT di lokasi yang di tolak oleh warga.

3. Meminta Bright PLN Batam untuk segera memindahkan Tiang SUTT ke titik sesuai Perda no 03 tahun 2021 tentang Rencana Tata,Ruang Wilayah Kota Batam Tahun 2021-2041.

4. Meminta Wali kota Batam untuk tegas menegakkan Perda no 03 tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Batam Tahun 2021-2041.

ADVERTISEMENT

5. Meminta Polda Kepri untuk bersikap netral dan profesional tehadap kasus SUTT di Batam.

Ketua Amdas Suwito, juga menyampaikan aspirasi warga yakni meminta PLN untuk segera mengevaluasi terkait SUTT ini. Mereka menilai SUTT ini dapat menganggu kenyamanan dan kesehatan warga diwilayah tersebut.

“Kami tidak menolak pembangunan, yang kami lawan adalah penindasan dan kesewenangan dalam pembangunan,” sebut Suwito.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Batam, Siti Nurlaela, yang menerima pengunjukrada menyebutkan telah menampung keluhan ini.

Siti menyampaikan, pihaknya akan menagendakan rapat dengar pendapat (RDP) untuk mencari titik temu tuntutan warga ini dengan melibatkan pihak terkait.

Usai menyampaikan tuntutannya ke Pemko dan DPRD Batam, massa lalu menuju kantor PLN Batam dan menyampaikan tuntutannya.

ADVERTISEMENT

Usai disambut dan segala aspirasinya diterima perwakilan PLN Batam, warga lalu membubarkan diri.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 108 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Penjelasan RSUD Dabo Soal Tudingan Tolak Rawat Inap Pasien: Sudah Dicek Diarahkan Rawat Jalan

22 Mei 2022 - 21:02 WIB

Cerita Keluarga Pasien Asal Bukit Keliling yang Keluhkan Layanan UGD di RSUD Dabo

22 Mei 2022 - 20:58 WIB

DKPKH Diminta Data Sapi Lokal Guna Penuhi Kebutuhan Rutinitas dan Idul Adha

22 Mei 2022 - 12:56 WIB

Baznas Kepri Himpun Zakat Sebesar Rp 1,016 Miliar Selama Ramadhan

22 Mei 2022 - 12:02 WIB

Terbukti Jadi Korban Skimming, Bank Riau Kepri Bayarkan Kerugian Nasabah di Batam

21 Mei 2022 - 16:56 WIB

Pasca Vonis Apri Sujadi, Pemprov Tunggu Usulan Pengangkatan Bupati Bintan Definitif

21 Mei 2022 - 16:25 WIB

Trending di Warta
advertisement