Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 10 Des 2021 13:30 WIB ·

Seorang Kepala Puskesmas di Bintan Jadi Tersangka Korupsi Dana Insentif COVID-19


 Kejari Bintan (tengah), I Wayan Riana, menunjukkan barang bukti yang disita dari tersangka. Foto: Ismail/kepripedia.com
Perbesar

Kejari Bintan (tengah), I Wayan Riana, menunjukkan barang bukti yang disita dari tersangka. Foto: Ismail/kepripedia.com

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan menetapkan Kepala Puskesmas Seilekop, dr Zailendra Permana, sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana insentif tenaga kesehatan (nakes) tahun anggaran 2020/2021.

Kajari Bintan, I Wayan Riana, mengatakan Kepala Puskesmas Seilekop, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana insentif nakes. Sebab, dia merupakan otak pelaku atau dalang dalam korupsi selama 2 tahun ini.

“Kepala puskesmasnya sudah kita tetapkan tersangka. Namun kita belum menahannya karena proses penyidikan masih berjalanan,” ujarnya, Kamis (9/12) kemarin.

Dari hasil penyidikan, ditemukan adanya penambahan anggaran yang dikucurkan untuk 28 nakes Puskesmas Seilekop selama 2 tahun. Dari awalnya yang didapati hanya Rp 500 juta lebih kini menjadi Rp 836 juta lebih.

ADVERTISEMENT

Besaran dana itu antara lain untuk kucuran pada 2020 itu sebesar Rp 259 juta lebih dan carry over Rp 258 juta lebih. Kemudian 2021 sebesar Rp 317 juta lebih.

“Awlanya kan Rp 250 juta lebih di 2020 dan 2021 Rp 250 juta lebih juga, jadi totalnya Rp 500 juta lebih. Setelah kita dalami lagi ternyata ada anggaran lain sehingga total kucuran dana nakes itu Rp 836 juta lebih,” jelasnya.

Dari total kucuran itu, kerugian negara yang ditimbulkan dari hasil perhitungan ditaksir Rp 400 juta lebih. Namun yang berhasil disita dari kerugian negara tersebut sebesar Rp 26 juta lebih.

Uang yang disita itu berasal dari uang yang diterima oleh 3 dokter sebesar Rp 8 juta dan nakes Rp 17 juta lebih. Kemudian juga disita 4 unit Hp dan komputer.

ADVERTISEMENT

“Kita masih melakukan penyidikan lanjut guna mencari tau kemana sisa aliran dana tersebut,” katanya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 30 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Penyelundupan 7 PMI Ilegal Berhasil digagalkan, Masing-masing Bayar Rp 6,5 Juta untuk ke Malaysia

18 Januari 2022 - 16:10 WIB

Penampungan PMI Ilegal di Pulau Judah Karimun Digerebek 

18 Januari 2022 - 15:21 WIB

7 Kali Beraksi Curi Motor di Bengkong, Remaja 15 Tahun Ini Diringkus Polisi

17 Januari 2022 - 16:15 WIB

Sebuah Kedai Kopi di Batam Diduga Lakukan Perjudian

14 Januari 2022 - 21:27 WIB

Kasus Narkoba 107 Kg Sindikat Internasional di Batam Bakal Segera Disidangkan

14 Januari 2022 - 11:14 WIB

Berkas Perkara Korupsi Dana BOS yang Libatkan Eks Kepala SMAN 1 Batam Dilimpahkan ke Pengadilan

13 Januari 2022 - 19:17 WIB

Trending di Hukum Kriminal