Menu

Mode Gelap

Warta · 23 Okt 2022 11:00 WIB

Tarif Pompong ke Pulau Penyengat Resmi Naik 1 November 2022


					Pulau penyengat. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Pulau penyengat. Foto: Ismail/kepripedia.com

Setelah melalui pembahasan antar organisasi penanmbang perahu motor (OPPM) dan Pemko Tanjungpinang mengenai penyesuaian tarif penumpang.

Akhirnya, tarif transportasi laut dari Tanjungpinang ke Pulau Penyengat resmi naik mulai 1 November 2022 mendatang.

ADVERTISEMENT

Adapun tarif tersebut, yakni, untuk penumpang umum sebesar Rp 9.500 per orang, yang sebelumnya Rp 8 ribu. Sementara, untuk warga Penyengat Rp 7 ribu per orang, yang sebelumnya Rp 6 ribu.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, ketetapan itu sudah berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Tanjungpinang nomor 581 tahun 2022 tentang trayek dan besaran tarif penumpang angkutan laut lokal dalam wilayah Kota Tanjungpinang dari dan ke Pulau Penyengat.

Keputusan bersama itu, guna menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan angkutan laut lokal dalam wilayah Kota Tanjungpinang ke pulau Penyengat.

“Tarif baru itu sudah termasuk iuran wajib asuransi kecelakaan oleh PT. Jasa Raharja,” ungkapnya, Jumat (21/10).

Dengan adanya penyesuaian tarif ini, ia meminta kepada pihak-pihak terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.

“Besaran tarif akan terus dilakukan evaluasi secara berkala setiap tiga bulan. Artinya, pemerintah akan terus melakukan evaluasi apabila terjadi perubahan yang mempengaruhi biaya operasional dan penyesuaian harga BBM yang berlaku,” sebut Zulhidayat.

Sementara itu, Ketua OPPM Penyengat, Razali,  menyampaikan pihaknya sudah melayangkan surat permohonan penyesuaian tarif angkutan penyeberangan penambang perahu motor Penyengat 14 September lalu.

ADVERTISEMENT

“Kami berterima kasih kepada ibu wali kota, karena sudah menyambut baik permohonan kami. Penyesuaian tarif ini sebagai komitmen pemko dalam mendukung keberlanjutan penambang pompong pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belum lama ini,” ucapnya.

Kendati, SK penyesuaian tarif penumpang sudah dikeluarkan sejak 14 Oktober 2022 lalu. Namun, pihaknya baru mulai berlakukan 1 November 2022.

“Untuk tarif angkutan laut lainnya saja sudah naik sejak pertengahan September lalu, tapi kami baru mau terapkan 1 November. Karena, kami juga harus punya rentang waktu untuk mensosialisasikan ke masyarakat terkait penyesuaian tarif baru ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Minta Disnaker Kepri Rampungkan Progres BLK di Karimun

24 Juni 2024 - 17:01 WIB

IMG 20240624 WA0011 11zon

Kunker ke Karimun, Kajati Kepri Evaluasi Kinerja Jajaran Jelang Pilkada 2024

24 Juni 2024 - 16:32 WIB

IMG 20240624 WA0010 11zon

Bupati Roby Sampaikan Pandangan Penting dalam Pembahasan 26 RUU Kabupaten/Kota di DPR RI

24 Juni 2024 - 15:39 WIB

IMG 20240624 WA0007

PT Soma Daya Utama Jawab Polemik Soal Distribusi ke SPBE Karimun

23 Juni 2024 - 13:03 WIB

IMG 20240623 WA0019 11zon 1

Jemaah Haji Asal Bintan Tiba di Tanah Air

23 Juni 2024 - 12:29 WIB

IMG 20240623 WA0015 11zon

Momentum Idul Adha 1445 H, Lanal TBK Sembelih 4 Ekor Sapi dan 11 Ekor Kambing

18 Juni 2024 - 12:10 WIB

IMG 20240618 115755 11zon
Trending di Warta