Menu

Mode Gelap

Warta · 23 Mei 2022 15:31 WIB ·

Tarik Ulur Pemanfaatan Pasar Baru Puan Maimun Karimun, Ini Kata Perusda


 Sejumlah pedagang pasar Puan Maimun memprotes rencana pemindahan ke lokasi baru. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Sejumlah pedagang pasar Puan Maimun memprotes rencana pemindahan ke lokasi baru. Foto: Khairul S/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemindahan lapak pada pedagang yang berada di lantai 2 Pasar Puan Maimun Karimun, Kepulauan Riau, hingga saat masih belum dapat dilakukan.

Hal ini buntut dari adanya aksi protes pedagang yang menilai lokasi yang telah dibangun memiliki area cukup sempit dan tidak sesuai dengan kebutuhan pedagang.

ADVERTISEMENT
advertisement

Di sisi lain, masa pemeliharaan proyek bangunan lokasi baru tersebut akan berakhir pada Juni 2022 mendatang, sehingga harus segara dimanfaatkan.

Perusda sebagai pengelola pasar Puan Maimun saat ini masih mengakomodir pedagang yang akan dipindahkan ke lokasi itu, meski adanya upaya penolakan dari sejumlah pedagang.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Jangan sampai nanti ada anggapan bahwa pembangunan lapak ini hanya membuang-buang uang negara saja. Target kita Juni nanti sudah kita bisa manfaatkan,” ujar Dirut Perusda Karimun, Devanan Syam, Senin (23/5).

Devanan menjelaskan, proses pemindahan lapak para pedagang tersebut sebelumnya telah melalui musyawarah. Sehingga pihaknya tidak akan memaksa bagi pedagang yang menolak untuk dipindahkan.

ADVERTISEMENT

“Kami tidak memaksa, kalau memang pedagang masih ada yang mau berjualan di atas silahkan saja. Kami juga tidak melarang,” ungkapnya.

Tercatat kapasitas lapak yang dimiliki pasar yang dibangun sejak tahun 2021 itu mencapai 390 orang pedagang.

Maka dengan kondisi lahan yang terbatas, Perusda tidak dapat memenuhi permintaan sebagian pedagang untuk mendapatkan luas lapak yang sama dari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Sebenarnya lapak baru ini mengatasi sejumlah permasalahan. Pertama atas permintaan pedagang sayur untuk pindah ke bawah, termasuk mengakomodir pedagang pasar sore, jadi digabung,” kata dia.

Sementara untuk pemanfaatan lokasi lantai dua pasar Puan Maimun, rencananya akan diperuntukan sebagai gudang.

“Sementara kosong dulu. Memang soal pasar kita ini kita keterbatasan masalah gudang. Kawan-kawan pedagang butuh juga. Mungkin kita bisa manfaatkan untuk gudang,” tutupnya.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 116 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Bawaslu Lingga Gelar Sosialisasi Undang-undang Pemilu 2024

5 Juli 2022 - 23:30 WIB

SMAN 1 Batam Umumkan Kelulusan PPDB, 288 Siswa Diterima

5 Juli 2022 - 20:51 WIB

Rutan Tanjungpinang Kembali Buka Jam Besuk Bagi Anggota Keluarga

5 Juli 2022 - 20:34 WIB

Penyebaran Hewan Kurban di Tanjungpinang Diperketat, Sapi Diperiksa Sebelum Dijual ke Masyarakat

5 Juli 2022 - 20:20 WIB

Lapas Perempuan Batam Kembali Buka Kunjungan Tatap Muka

5 Juli 2022 - 13:14 WIB

HUT ke 76 Bhayangkara, Bupati Rafiq Beri Penghargaan ke Polres Karimun

5 Juli 2022 - 12:37 WIB

Trending di Warta
advertisement