Tingkatkan Kemampuan SDM, BPR Tuah Karimun Gelar Workshop ke Para Pagawai

Karimun – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) BPR-BPRS yang jatuh pada 21 Mei 2026 mendatang, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tuah Karimun langsung tancap gas melakukan pembenahan internal.

Bank milik pemerintah daerah ini menggelar workshop maraton untuk menerapkan sistem Key Performance Indicator (KPI) dan Sasaran Kinerja Individu (SKI) terbaru guna mendongkrak produktivitas seluruh pegawai.

ADVERTISEMENT

Langkah agresif ini diambil sebagai respons cepat atas dukungan penuh (full support) yang diberikan oleh Bupati Karimun selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk membangkitkan performa bisnis bank.

Agenda transformasi ini melibatkan seluruh elemen perusahaan, mulai dari pejabat struktural, kepala bagian, staf operasional, tim pelayanan, hingga pegawai pendukung.

Pelatihan intensif ini digelar di dua lokasi berbeda pada Kamis, 14 Mei 2026 sesi pertama di Kantor Cabang Moro dan Sabtu, 16 Mei 2026 sesi kedua di Kantor Pusat Operasional Karimun.

Plt Direktur Utama BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, menegaskan bahwa penerapan sistem KPI dan SKI yang baru ini merupakan instrumen penting untuk membentuk kedisiplinan dan profesionalisme kerja yang terukur.

“Kami ingin setiap pegawai memiliki target kerja yang jelas, objektif, dan selaras dengan visi besar perusahaan. Melalui penerapan KPI dan SKI ini, budaya kerja akan lebih terarah dan berorientasi pada pencapaian target,” ujar Siska, Sabtu, 16 Mei 2026.

Siska optimistis, kesamaan visi ini akan membawa Perumda BPR Tuah Karimun tumbuh positif dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat di Bumi Berazam.

“Saya berharap melalui training ini seluruh pegawai dapat memiliki komitmen yang lebih kuat, rasa tanggung jawab yang tinggi, serta semangat kerja yang profesional dalam menjalankan tugas masing-masing,” terangnya.

ADVERTISEMENT

Syahrul mengakui bahwa selama ini instrumen penilaian prestasi kerja karyawan di tingkat unit maupun individu belum terformulasi secara maksimal.

Oleh karena itu, sistem KPI baru ini hadir sebagai kompas untuk mengukur performa tim secara adil dan transparan melalui empat perspektif yang saling terintegrasi.

Menurut Syahrul, kunci utama dari transformasi ini ada pada kualitas SDM. Pegawai yang kompeten akan melahirkan proses internal yang bagus.

ADVERTISEMENT

“Dari sana, pertumbuhan nasabah akan bergerak naik, yang pada ujungnya target finansial seperti raihan laba, ekspansi kredit, dan perhimpunan dana pasti tercapai,” pungkasnya.


Penulis: | Editor: Redaksi


TAGGED:
Share This Article
advertisement