Menu

Mode Gelap

Warta · 29 Des 2021 13:33 WIB ·

Total Kerugian Kasus Korupsi Insentif Nakes di Puskesmas Seilekop Bintan Bertambah Rp 100 Juta


 Kejari Bintan (tengah), I Wayan Riana, menunjukkan barang bukti yang disita dari tersangka. Foto: Ismail/kepripedia.com
Perbesar

Kejari Bintan (tengah), I Wayan Riana, menunjukkan barang bukti yang disita dari tersangka. Foto: Ismail/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Total kerugian negara atas dugaan korupsi insentif nakes di Puskesmas Seilekop, Bintan, kian bertambah. Yang awalnya ditaksir sebesar Rp 400 juta, kini bertambah menjadi Rp 500 juta.

Kajari Bintan, I Wayan Riana, mengungkapkan berdasarkan hasil proses penyidikan terbaru terhadap kasus tersebut, ditemukan penambahan baik jumlah korupsi berjamaah dan juga total kucuran dana dari APBD Bintan ke puskesmas tersebut.

“Ada kenaikan Rp 100 juta untuk jumlah kerugian negara dari korupsi berjamaah di Puskesmas Seilekop. Begitu juga dengan alokasi dana yang dikucurkan naik hampir Rp 400 juta,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di kawasan Kilometer 18 Toapaya.

Ia menjelaskan, awalnya ditaksir kerugian negara yang ditimbulkan dari korupsi berjamaah di puskesmas tersebut sebesar Rp 400 juta. Namun setelah proses yang lebih mendalam didapati ada penambahan kerugian negara Rp 100 juta sehingga total yang dikorupsi menjadi Rp 500 juta.

ADVERTISEMENT
advertisement

Kemudian juga didapati adanya penambahan kucuran alokasi dana APBD untuk dana insentif penanganan COVID-19 bagi nakes. Awalnya Rp 800 juta lebih yang dikucurkan selama 2 tahun pada APBD 2020 dan 2021. Namun hasil perhitungan akhir didapati Rp 1,2 miliar.

“Jadi kerugian negaranya Rp 500 juta lebih dari total kucuran APBD 2020 dan 2021 sebesar Rp 1,2 miliar. Total ini sudah final dan dipastikan tidak ada tambahan lagi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kasus ini, Kepala Puskesmas (Kapus) Seilekop, dr Zailendra Permana telah ditetapkan tersangka.

Namun hingga saat ini kapus tersebut tidak kunjung ditahan pihak kejaksaan dengan alasan proses penyidikan masih berjalan.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 107 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Korban Kaveling Bodong Datangi DPRD Batam, Ini Permintaannya

12 Agustus 2022 - 09:23 WIB

Wako Batam Perjuangkan Sertifikasi Lahan Warga

11 Agustus 2022 - 18:35 WIB

Ditolak Hakim, Gugatan Perkara PMH Robiyanto Siap Tempuh Jalur Banding

11 Agustus 2022 - 14:17 WIB

Sambut HUT ke-77 RI, Dispora Batam Bagikan 1.000 Bendera ke Warga

11 Agustus 2022 - 12:38 WIB

Kapal Ke Lingga Sempat Tidak Berlayar Dishub Kepri Akan Tegur Operator

11 Agustus 2022 - 07:31 WIB

Wabup Lingga Akan Libatkan Penegak Hukum, Media dan LSM untuk Awasi Kinerja OPD

10 Agustus 2022 - 16:04 WIB

Trending di Warta
advertisement