Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, meninjau secara langsung proses renovasi rumah warga terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2025 lalu.
Kunjungan ini guna mempercepat proses penanganan terhadap korban bencana alam di wilayah tersebut. Rumah milik Agus (65) menjadi satunya-satunya kediaman warga terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi.
“Rumah bapak Ogut ini mengalami musibah diterpa angin pada Senin 25 Agustus 2025. Kondisi rumah sangat memprihatinkan,” ungkap Wabup Rocky.
Untuk proses penanganan sementara, rumah milik Agus saat ini dibangun kembali dengan menggunakan material kayu. Alokasi bantuan bersumber dari dana desa dan swadaya perusahaan yang berada di desa Pangke.
“Untuk sementara pasca terdampak musibah ini dibangun sementara dengan bahan kayu. Material berasal dari bantuan desa, sedangkan operasional pengerjaan didukung perusahaan yang berada di kawasan Pangke, PT MOS dan PT KMS,” jelasnya.
Dikatakannya, secara umum Pemda Karimun telah menyusun program sosial Rehab Tak Layak Huni (RTLH) untuk rumah warga kurang mampu di Kabupaten Karimun dan akan terealisasi pada tahun 2026 mendatang.
“Tentu ke depan beberapa titik rumah yang menjadi perhatian harus kita bantu dalam kegiatan RTLH dan akan kami masukan dalam kegiatan di 2026, salah satunya adalah rumah milik bapak Ogut,” ucap dia.
Kades Pangke, Junaidi, menyebutkan sebelumnya kediaman korban bencana alam ini telah tercatat sebagai salah satu penerima program RTLH, namun masih dalam proses penyelesaian administrasi.
“Sejak tahun 2024 rumah milik bapak Agus alias Ogut ini telah didata sebagai program RTLH, namun terkait beberapa hal sehingga belum dapat dieksekusi,” terangnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak perusahaan dan masyarakat sekitar yang tergerak untuk membantu musibah bencana alam tersebut.
“Material bahan seluruhnya desa dan operasional dari perusahaan. Totak materiil bantuan yang diberikan mencapai Rp 4 juta. Terima kasih kepada pihak perusahaan dan masyarakat yang mau bergotong royong membantu,” tutupnya.
