Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 11 Jan 2022 20:50 WIB

1 Penyalur PMI Ilegal Kasus Kapal Terbalik di Malaysia Kembali Diringkus


					Konferensi pers penangkapan 1 tersangka penyalur PMI ilegal. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Konferensi pers penangkapan 1 tersangka penyalur PMI ilegal. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Polisi kembali meringkus satu tersangka terkait kasus kapal pengirim pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang tenggelam di perairan Johor, Malaysia, akhir tahun 2021 lalu. Kali ini, tersangka bernama Erna Susanti alias SS (34) yang diamankan di Bengkulu pada Sabtu (8/1).

Kepala Bidang Humas (Kabid) Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengungkapkan jika tersangka SS berperan sebagai penyalur. Ia mengumpulkan orang dan memfasilitasi keberangkatan ke luar negeri. Dalam kasus ini ia merekrut 8 orang calon PMI.

ADVERTISEMENT

“Jadi pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan kasus yang sebelumnya dan berhasil mengamankan tersangka,” kata Kombes Harry didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau Kombes Jefri Ronald Parulian Siagian dalam konferensi pers di Mapolda Kepri, Selasa (11/1).

“Saat itu tim mendapat informasi bahwa tersangka tengah berada di kediamannyai Bengkulu. Tersangka juga berdomisili di jalan Merpati Tanjungpinang,” tambahnya.

Baca: Polisi Ungkap Sindikat PMI Ilegal Korban Kapal Terbalik di Malaysia hingga ke NTB

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau, Kombes Jefri Ronald Parulian Siagian, mengungkapkan bahwa pelaku mengaku tidak tahu bahwa dirinya sedang dicari oleh pihak kepolisian.

“Pengakuannya tidak tahu dia sedang dicari dan kemudian pulang ke daerah asal (Bengkulu),” kata Jefri.

Namun demikian, Kombes Jefri menyebut jika pihaknya tidak mengejar terkait pengakuan tersangka mengenai status kaburnya ke Bengkulu. Namun, yang dikejar adalah keterlibatan pelaku dengan jaringan sindikat PMI ilegal.

“Jadi tersangka berperan mengumpulkan 8 orang calon PMI ilegal. Ia memperoleh keuntungan per kepala Rp 3 juta dari kegiatan tersebut,” tegas dia.

ADVERTISEMENT

Saat diamankan polisi, SS ternyata tengah hamil memasuki 7 bulan. Ia juga diketahui merupakan istri dari pelaku sindikat PMI ilegal di kasus lain dan kini tengah menjalani hukuman penjara.

“Dia itu (SS) mengantikan suaminya kerja penyaluran PMI ilegal. Suami bukan jaringan kasus yang ini, tapi yang lain,” jelas dia.

Baca: Indonesia-Malaysia Buru Pemesan PMI Ilegal Korban Kapal Terbalik di Johor

ADVERTISEMENT

Dari tangan SS, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa alat komunikasi telepon seluler serta buku tabungan rekening atas nama SS.

Kini untuk mempertanggung jawaban perbuatannya, tersangka SS dijerat Pasal 4, Pasal 7 UU Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Atau Pasal 81 dan Pasal 83 UU Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Atau Pasal 3 Jo Pasal 4 UU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Hasrullah



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Desak Kepastian Hukum Kasus Halimah, Tim 15 Kembali Datangi Denpom Batam

13 Juni 2024 - 14:13 WIB

IMG 20240613 WA0010 11zon

2 Pelaku Penyelewangan BBM Subsidi di Batam Diamankan Polisi, Begini Modusnya

13 Juni 2024 - 10:25 WIB

Barang bukti penyelewengan BBM Subsidi yang diamankan Ditreskrimsus Polda Kepri

Pria di Batam Culik dan Cabuli Gadis 14 Tahun

11 Juni 2024 - 12:48 WIB

IMG 20240611 WA0012 11zon

Pemuda 24 Tahun di Karimun Ditangkap Usai Gondol Besi Penutup Selokan

10 Juni 2024 - 13:30 WIB

IMG 20240610 WA0005 11zon

Dugaan Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Hasan Terancam 8 Tahun Penjara

10 Juni 2024 - 09:16 WIB

Kadiskominfo Kepri Hasan

Diperiksa Belasan Jam, Hasan Resmi Ditahan di Mapolres Bintan

8 Juni 2024 - 10:37 WIB

IMG 20240608 WA0008
Trending di Hukum Kriminal