Mahasiswa KKN Desa Bakong Gelar Workshop Edukasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini di SMPN 2 Singkep Barat

Lingga – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bakong menyelenggarakan Workshop “Sosialisasi Edukasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini” yang berlangsung di Laboratorium TIK SMPN 2 Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas IX dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya pergaulan bebas serta dampak pernikahan usia dini.

ADVERTISEMENT

Workshop menghadirkan Siti Nur Fadilah sebagai pemateri yang menyampaikan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif pergaulan bebas. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pergaulan bebas merupakan bentuk pergaulan yang melanggar norma sosial, budaya, dan agama.

Faktor penyebabnya antara lain pengaruh lingkungan pertemanan, media sosial, serta kurangnya pengawasan dan komunikasi dari orang tua.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai dampak pergaulan bebas, mulai dari gangguan kesehatan fisik dan mental, menurunnya rasa percaya diri, hingga rusaknya hubungan sosial dengan keluarga maupun teman sebaya.

Pada sesi berikutnya, pemateri menjelaskan bahwa pernikahan usia dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh seseorang yang berusia di bawah 18 tahun. Pernikahan pada usia tersebut dapat menimbulkan berbagai risiko, seperti masalah kesehatan reproduksi, meningkatnya angka perceraian, kesulitan ekonomi, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta tingginya risiko kematian ibu dan bayi.

Selain itu, pernikahan dini juga dapat menyebabkan infeksi pada organ reproduksi, anemia, infertilitas, dan gangguan kesehatan mental.

Sebagai langkah pencegahan, peserta diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang mengarah pada pergaulan bebas, menjaga kesehatan jasmani dan rohani, memperkuat komunikasi dengan orang tua, serta terus meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya pergaulan bebas dan pentingnya menjaga masa depan.

Salah satu peserta, Zahrotul Jannah, selaku perwakilan siswa kelas IX, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

“Kegiatan ini sangat menyenangkan dan dapat menambah wawasan kami tentang bahaya pergaulan bebas serta dampak pernikahan usia dini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami sebagai remaja,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Desa Bakong berharap para remaja mampu menghindari pergaulan bebas dan tidak terburu-buru untuk menikah di usia dini. Mereka diharapkan lebih fokus mengejar cita-cita, menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi, serta mempersiapkan diri secara matang sebelum membangun rumah tangga.

Workshop ini juga menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada generasi muda agar hak-hak anak tetap terlindungi, memperoleh pendidikan yang layak, serta menjaga kesehatan fisik dan mental demi menciptakan generasi yang berkualitas dan siap menghadapi masa depan.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article