Aksi May Day 2023, Ini Tuntutan Buruh di Batam

Ribuan massa dari berbagai aliansi serikat buruh di Batam menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pemko Batam, Senin (1/5).

Massa berorasi di atas mobil komando dengan diiringi yel-yel mengunakan pengeras suara. Setidaknya terdapat lima tuntutan pokok yang disampaikan kepada pemerintah dalam momen hari buruh tersebut. 

ADVERTISEMENT

Konsulat Federasi Sarikat Pekerja Metal Indonesia Batam, Yafet Ramon, mengatakan, kegiatan aksi ini untuk memperingati Hari Buruh 2023 atau May Day dalam memperjuangkan hak buruh di Tanah Air. 

“Kami menilai sejumlah tuntutan yang perlu diperjuangkan setiap kali menggelar aksi demostrasi damai. Aksi hari ini dilakukan serentak oleh sarikat buruh di Indonesia. Perjuangan buruh tidak hanya dengan orasi di sini, namun hingga pertemuan dengan pemangku kebijakan,” katanya.

“Cabut parliamentary threshold 4 persen dan presidential threshold 20 persen karena membahayakan demokrasi,” imbuh dia. 

Kemudian, buruh juga meminta disahkan RUU terkait Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Lalu menyatakan menolak l RUU Kesehatan serta menuntut penyelesaian masalah air dan listrik di Batam yang kian hari terkesan memburuk. 

“Aksi demonstrasi dipastikan berjalan damai dan tertib,” ujarnya. 

Aksi tersebut pun mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan.

Mereka juga diterima langsung oleh Wali Kota Batam dan Kadisnaker Batam di halaman kantor pemko Batam. 

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article