Menu

Mode Gelap

Warta · 11 Apr 2022 20:59 WIB ·

Aliansi Mahasiswa Gelar Demo di Batam, Ini Tuntutannya


 Unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Batam, Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Batam, Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Batam, Senin (11/4).

Dalam aksi ini tampak massa mahasiswa menyampaikan aspirasi mengunakan toa dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Unjuk rasa ini juga serentak bersama aksi mahasiswa di berbagai daerah termasuk di Senayan, Jakarta dan di DPRD Kepri di Tanjungpinang

“Hidup mahasiswa, hidup,” ucap salah seorang orator massa secara berkala di tengah orasinya.

Diketahui dalam aksi itu, sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa secara garis besar juga sama dengan tuntutan aksi mahasiswa di daerah lainnya. Yakni :

ADVERTISEMENT
advertisement
  1. Menuntut dan mendesak akan ketegasan dan penjelasan dari Presiden Republik Indonesia, DPR RI dan khususnya DPRD Kota Batam untuk menolak penundaan Pemilu 2024, yang dimana hal tersebut telah melanggar dan melecehkan konstitusi negara.
  2. Menolak amandemen UUD 1945 yang ke 5 kali.
  3. Mendesak dan menuntut Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Perdagangan untuk menstabilkan harga bahan pokok di masyarakat, dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.
  4. Menolak kenaikan BBM.
  5. Mendesak dan menuntut Presiden Republik Indonesia untuk melakukan penundaan dan pengkajian ulang mengenai UU IKN, yang mana kebijakan tersebut akan mengalami dampak buruk dari segi hukum, politik, lingkungan dan sosial serta dinilai sangat terburu-buru. Dimana UU ini dibuat dalam waktu 43 hari (07 Desember – 18 Januari 2022), terdiri dari 11 Bab dan 44 Pasal.

Sama seperti di Tanjungpinang, aksi unjuk rasa di Kota Batam ini juga terlihat tertib. Arus lalu lintas juga terpantau lancar. Sejumlah aparat keamanan terus mengawal jalannya penyampaian aspirasi oleh demonstran ini dan terlihat juga kendaraan anti huru hara bersiaga didepan gedung DPRD Batam.

Usai menggelar unjuk rasa massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib arus lalu lintas yang ditutup sementara pun kembali dapat dilalui oleh kendaraan.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 60 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Logo Holywings Batam Hilang, Tempatnya Tetap Beroperasi

1 Juli 2022 - 21:16 WIB

Ketersediaan Minyak Goreng Curah di Karimun 20 Ton, Harga Eceran Tertinggi Rp 15 Ribu

1 Juli 2022 - 19:21 WIB

Papan Nama Tutupi u-Turn, Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang Rawan Kecelakaan

1 Juli 2022 - 16:52 WIB

Cuaca Buruk, Kapal Ikan Dilaporkan Karam di Pulau Mapur

30 Juni 2022 - 19:08 WIB

Sembako Mahal, DPRD Batam Desak Pemko Gelar Operasi Pasar Murah

30 Juni 2022 - 18:44 WIB

Batu Miring Roboh Akibat Cuaca Ekstrem di Komplek Ruko Karimun

30 Juni 2022 - 16:45 WIB

Trending di Warta
advertisement