Menu

Mode Gelap

Warta · 26 Mar 2022 14:19 WIB ·

Asyik, Mulai 1 April Pelabuhan Internasional Karimun Dibuka untuk Wisman


 Pelabuhan Internasional Karimun. Foto: GoogleMaps Perbesar

Pelabuhan Internasional Karimun. Foto: GoogleMaps

ADVERTISEMENT
advertisement

Pelabuhan internasional di Karimun dikabarkan akan dibuka kembali untuk pelayaran luar negeri mulai 1 April 2022 nanti.

Diungkapkan Bupati Karimun, Aunur Rafiq, skema pembukaan akses masuk untuk wisatawan mancanegara (wisman) atau pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) ini selanjutnya akan dibahas dalam rakor lintas instansi 28 Maret nanti.

“Rapat ini akan membahas persiapan bakal mulainya kunjungan dari luar negeri dengan dibukanya pelayaran internasional khususnya Singapura dan Malaysia,” ungkap Aunur Rafiq, Sabtu (26/3).

Nantinya, lanjut Rafiq, PPLN atau wisman harus memenuhi sejumlah persyaratan termasuk harus sudah mendapatkan vaksin Booster.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Karenanya kita harus mengejar capaian vaksinasi Booster untuk yang akan ke luar negeri. Apalagi vaksin Booster kita masih rendah, namun kita akan genjot ini,” sebutnya.

Mengenai vaksinasi booster ini, Rafiq pun meminta Dinkes Karimun untuk menggesa vaksinasi sebelum pelayaran internasional ini dibuka. Minimal 25 persen.

ADVERTISEMENT

“Apalagi sekarangkan vaksin Booster sudah bisa diberi meski dalam rentang waktu 3 bulan (dari vaksin kedua). Kalau kemarin aturannya harus menunggu 6 bulan. Stok vaksin juga sudah kita mintakan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, mengungkapkan capaian vaksinasi Booster di Karimun hingga saat ini mencapai 18 persen.

Menurut Rachmadi, persentase ini kecil karena minimnya  kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Booster.

ADVERTISEMENT

“Akan tetapi dengan SE yang mewajibkan pelaku perjalanan harus sudah vaksin minimal dosis dan bahkan wajib Booster, mungkin bisa mendorong masyarakat untuk vaksin Booster,” ujarnya.

Menurutnya pula, jika vaksinasi Booster ditargetkan minimal 25 persen sebelum pelayaran internasional dibuka akan sedikit sulit. Hal ini dikarenakan saat ini masih terkendala ketersediaan vaksin.

“Jadi kita mengejar sampai 1 April hingga 30 persen itu agak berat. Tapi kita akan usahakan,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Ia pun menyebutkan, hingga kini belum ada kabupaten/kota di Kepri yang vaksinasi boosternya mencapai 30 persen.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 177 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Penjelasan RSUD Dabo Soal Tudingan Tolak Rawat Inap Pasien: Sudah Dicek Diarahkan Rawat Jalan

22 Mei 2022 - 21:02 WIB

Cerita Keluarga Pasien Asal Bukit Keliling yang Keluhkan Layanan UGD di RSUD Dabo

22 Mei 2022 - 20:58 WIB

DKPKH Diminta Data Sapi Lokal Guna Penuhi Kebutuhan Rutinitas dan Idul Adha

22 Mei 2022 - 12:56 WIB

Baznas Kepri Himpun Zakat Sebesar Rp 1,016 Miliar Selama Ramadhan

22 Mei 2022 - 12:02 WIB

Terbukti Jadi Korban Skimming, Bank Riau Kepri Bayarkan Kerugian Nasabah di Batam

21 Mei 2022 - 16:56 WIB

Pasca Vonis Apri Sujadi, Pemprov Tunggu Usulan Pengangkatan Bupati Bintan Definitif

21 Mei 2022 - 16:25 WIB

Trending di Warta
advertisement