Menu

Mode Gelap

Warta · 18 Jul 2023 14:33 WIB

Disperindag Kembangkan Inovasi Kemitraan Industri Berbasis Digital


					Kepala disperindag Kepri Aries Fhariandi. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala disperindag Kepri Aries Fhariandi. Foto: Istimewa

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) membangun sebuah ekosistem kemitraan rantai pasok industry (EKSTRA PASTI).

Inovasi tersebut merupakan solusi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing sektor industri melalui kolaborasi dan kerjasama bisnis dalam sebuah sistem rantai pasok yang terintegrasi. 

ADVERTISEMENT

Kepala Disperindag Provinsi Kepri, Aries Fhariandi, menyampaikan EKSTRA PASTI ini akan mengatur tata kelola kemitraan dan jaringan kerjasama antara industri besar dengan industry kecil, UMKM dan sektor lainnya.

Dimana, proram tersebut merupakan tindaklanjut dari Rencana Pembangunan Industri Provinsi Kepri tahun 2023-2043.

“Untuk memfasilitasi serta memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap proses kemitraan tersebut, maka akan dibentuk Centre of Supply Chains Partenrship (CSCP),” katanya, Senin (17/7).

Selain itu, untuk memberikan kemudahan kepada pelaku usaha baik besar, kecil dan menengah dalam menjalin hubungan kemitraan. Disperindag Kepri juga sedang mengembangan layanan berbasis digital Sistem Informasi Rantai Pasok Indusrti (SIRAPI).

Melalui SIRAPI, para elaku usaha industri dapat memanfaatkan fitur-fitur kerjasama yang memudahkan mereka untuk saling memenuhi kepentingan supply dan demand dalam rangka pemenuhan kebutuhan rantai pasok bahan baku industri

“Melalui aplikasi ini para pelaku usaha akan diundang, sehingga mereka akan bisa saling berinteraksi untuk kepentingan supply dan demand dalam rangka pemenuhan kebutuhan rantai pasok bahan baku industry,” terangnya.

Aries berharap dengan adanya sistem ini para pelaku usaha akan dapat melihat informasi akan permintaan maupun ketersediaan produksi dan sumber bahan baku.

ADVERTISEMENT

Kedepan akan banyak sektor yang bisa dihubungkan dan diintegrasikan didalam sistem. Sehingga, akan terbangun jaringan kerjasama yang saling menguntungkan melalui basis data yang terintegrasi.

“Kejasama juga akan terus dikembangkan tidak hanya dalam hal pemenuhan bahan baku, tetapi juga terkait hal-hal lainnya seperti pengembangan sumberdaya, transfer teknologi, pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung serta penyediaan tenaga kerja,” tuturnya. 

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Cegah Perpecahan Jelang Pilkada 2024, Bupati Rafiq Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

19 Juli 2024 - 12:14 WIB

IMG 20240719 WA0001 11zon

Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun Gelar Sosialisasi TOC, Ini Tujuannya

18 Juli 2024 - 13:20 WIB

IMG 20240718 WA0014 11zon

Kasi Pidsus Kejari Karimun dan Kacabjari Tanjungbatu Resmi Berganti

15 Juli 2024 - 12:31 WIB

IMG 20240715 WA0032 11zon

Razia Kendaraan di Bintan Dimulai Hari Ini, 7 Prioritas Pelanggaran Bakal Ditindak

15 Juli 2024 - 11:59 WIB

IMG 20240715 WA0029 11zon

Kesultanan Riau-Lingga Anugerahi Gelar Adat Dato’ Perdana Satya Buana ke Kapolda Kepri

15 Juli 2024 - 10:13 WIB

Kapolda Kepri Yan Fitri terima gelar adat

Polres Karimun Gelar Operasi Patuh Seligi hingga 14 Hari ke Depan, Berikut Sasarannya

15 Juli 2024 - 09:58 WIB

IMG 20240715 WA0011 11zon
Trending di Warta