Menu

Mode Gelap

Warta · 16 Feb 2023 12:32 WIB

DPRD Batam Minta DLH Sikapi Limbah Glasswool yang Menumpuk di Tanjunguncang


					Tumpukan limbah glasswool di pinggir jalan Brigjen Katamso Batu Aji Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Tumpukan limbah glasswool di pinggir jalan Brigjen Katamso Batu Aji Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Anggota DPRD Batam, Arlon Veristo, menyoroti temuan limbah glasswool tak bertuan di pinggir jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batu Aji.

Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam untuk melakukan investigasi siapa oknum yang sengaja membuang limbah B3 tersebut begitu saja.

ADVERTISEMENT

“Jangan sampai masyarakat kena dampak akibat tumpukan limbah ini. Kita minta DLH menyikapi temuan ini dan mencari sumber perusahaan mana yang membuang,” ujar Arlon saat dihubungi, Rabu (15/2).

Politikus NasDem itu menekankan bahwa limbah glaswoll atau bursa peredam yang biasa digunakan perusahaan Industri tidak boleh dibuang sembarangan.

“Ini akan berdampak ke lingkungan. Tidak boleh buang limbah sembarangan ada aturannya. Jika memang benar itu limbah B3,” kata dia.

“Saya minta DLH segera investigasi dan cari tahu sumber dari mana. Supaya kejadian ini tak terulang kembali,” imbuh dia.

Terpisah, Lurah Tanjung Uncang, Tengku Akbar, mengatakan, temuan limbah yang dibuang oknum tak bertanggung jawab itu sudah dilaporkan ke pihak DLH Batam.

“Akan kita tindaklanjuti ke Dinas terkait karena kejadian ini sudah yang ke dua kali di lokasi yang sama,” kata Akbar.

Ia pun berharap laporan warga ini dapat segera ditindaklanjuti pihak DLH Batam demi keamanan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Tonton Videonya: Limbah Glasswool Menumpuk di Pinggir Jalan Tanjunguncang Batam

Sebelumnya diberitakan, limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) diduga glasswool atau busa dibuang orang tak bertanggung jawab di pinggir jalan Brigjen Katamso, Tanjung Uncang, Batu Aji Batam.

Ketua RT 01 RW 23 Central Park, Suria, mengatakan limbah B3 dibuang saat malam hari. Tumpukan glasswool tersebut bahkan sampai menggunung.

ADVERTISEMENT

“Ini yang buang perusahaan mana. Kita tidak tahu, berdampak pencemaran lingkungan,” ujarnya, Senin (13/2).

Menurut dia, limbah tersebut sudah kedua kalinya dibuang oknum perusahaan tak bertanggung jawab begitu saja di lokasi yang sama.

Baca: Warga Keluhkan Tumpukan Diduga Limbah Glasswool di Tanjunguncang Batam

ADVERTISEMENT

Pada Rabu (15/2), kepripedia mencoba mendatangi Kantor DLH Batam untuk konfirmasi terkait temuan limbah glasswool tersebut.

Sayang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam Herman Rozie tidak berada di kantor. Pesan singkat yang dikirim telah dibaca namun belum direspons.

“Pak kadis tidak ada di kantor lagi di Pemko ada ada acara,” jawab salah satu petugas.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Insiden “Pengusiran” Wartawan Berakhir Damai, KPU Lingga Minta Maaf: Harap Tak Terulang

2 Maret 2024 - 17:17 WIB

Ketua KPU Lingga bertemu sejumlah wartawan

NasDem Paling Banyak, Berikut 25 Nama Bakal Duduki Kursi DPRD Lingga

2 Maret 2024 - 16:21 WIB

Kantor DPRD Lingga

Hasil Lengkap Perolehan Suara Pemilu DPRD Kabupaten Lingga 2024

1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Hasil Pemilu 2024 DPRD Kabupaten Lingga

Asyik! Ada Beasiswa untuk 1.500 Mahasiswa Kepri Berprestasi di Tahun 2024

1 Maret 2024 - 14:28 WIB

images 6

Polda Kepri Gelar Operasi Keselamatan Seligi 2024 Selama 14 Hari ke Depan

1 Maret 2024 - 14:21 WIB

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin. Foto: Ist/kepripedia.com

Ribuan Pencaker Ikuti Job Fair 2024 di Bintan, Begini Harapan Roby Kurniawan

1 Maret 2024 - 12:37 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengunjungi Job Fair 2024
Trending di Warta