Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 18 Feb 2022 08:01 WIB ·

Dugaan Korupsi Dana BOS di SMKN 1 Batam Naik ke Tahap Penyidikan


 Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Wahyu Octaviandi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Wahyu Octaviandi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel) Kejari Batam, Wahyu Oktaviandi, menyatakan pihaknya telah meningkatkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi dana BOS di SMKN 1 Batam periode 2017 sampai 2019 ke tahap penyidikan umum.

“Hari ini penyidik Kejari Batam menaikan status perkara dugaan korupsi dan Bos dan komite dari penyelidikan ke penyidikan umum,” ujar Wahyu, pada awak media, Kamis (17/2).

Tahap pertama, kata dia, pihaknya telah menemukan calon alat bukti yang cukup yang membuktikan adanya perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara

“Jadi modus yang dilakukan dalam tindak pidana ini hampir mirip dengan tipikor SMAN 1 Batam dimana terjadi markup terhadap realisasi penggunaan dana bos dan dana komite,” kata dia.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dia menyebutkan, dalam pengelolaan dana bos ada penanggung jawab keuangan SMKN 1 Batam yang dibuat untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu.

“Ini yang kita dalami untuk dalih kebutuhan siswa di SMKN 1 Batam,” terang dia.

ADVERTISEMENT

Baca: Setelah SMAN 1, Kini Jaksa Bidik Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN 1 Batam

Dijelaskan, pihaknya menaikan status penyidikan karena telah ditemukan unsur kerugian negara. Tidak menutup ke kemungkinan akan ada tersangka dalam kasus tersebut.

“Jadi penyidik kejari batam bergegas menaikkan status perkara ini dengan alasan telah ditemukan kerugian negara ratusan juta rupiah,” bebernya.

ADVERTISEMENT

Dia mengimbau masyarakat agar tidak tergiur dengan oknum-oknum tertentu yang dapat menyelesaikan perkara dengan alasan meminta uang.

Apabila ada oknum yang mengatasnamakan Kejaksaan atau personel kejaksaan negeri batam untuk meminta uang guna mengurus atau mengamankan perkara hal tersebut tidak pernah ada. “Begitu juga dengan SMK/SMA jangan percaya terhadap oknum kejaksaan,” pesan dia.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 289 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Polisi Bekuk Pelaku Asusila Terhadap Anak di Bawah Umur di Sekupang

21 Mei 2022 - 22:46 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri Ditangkap Saat Hendak Pergi ke Lombok

21 Mei 2022 - 22:38 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri di Batam Dikabarkan Diringkus di Bali

21 Mei 2022 - 16:48 WIB

Pura-pura Minta Maaf, Berujung Penikaman Karyawan Nagoya Foodcourt

20 Mei 2022 - 11:11 WIB

Ruko Dibobol Saat Pemilik Pulang Kampung, 4 Pelaku Diamankan

19 Mei 2022 - 22:16 WIB

10 Kg Sabu Tangkapan BNNP Kepri dari 2 Kurir Jaringan Internasional Dimusnahkan

18 Mei 2022 - 17:06 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement