Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 9 Feb 2022 17:25 WIB ·

Setelah SMAN 1, Kini Jaksa Bidik Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN 1 Batam


 Ilustrasi pengawasan dana BOS. Foto: Ist/indonesia.go.id Perbesar

Ilustrasi pengawasan dana BOS. Foto: Ist/indonesia.go.id

ADVERTISEMENT
advertisement

Setelah kasus di SMAN 1 Batam, kini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batam, tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan dana BOS dan komite di SMKN 1 Batam.

Adanya penyelidikan ini diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Polin Sitanggang baru-baru ini kepada sejumlah awak media di Batam.

“Semua yang menyangkut penggunaan uang sumber dari BOS dan Komite,” ungkap Polin.

Sejauh ini, lanjutnya, petugas telah memeriksa kepala sekolah dan sejumlah guru terkait dugaan tersebut.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Sudah ada kita periksa untuk dimintai keterangan,” kata dia.

Polin pun menjelaskan, saat ini informasi mengenai penyalahgunaan anggaran di SMKN 1 Kota Batam tengah disoroti banyak pihak.

ADVERTISEMENT

“Ini yang sedang kita sidik. Kita usut pulbaket,” kata Polin.

Disinggung mengenai pembelian mobil Kijang Innova menggunakan uang komite yang disorot sejumlah pihak beberapa waktu lalu, menurut Polin termasuk salah satu dari materi penyelidikan.

“Kita masih kembangkan, kita masih terus bekerja,” kata Polin.

ADVERTISEMENT

Baca: Dituding Beli Mobil Baru Gunakan Dana Komite, Ini Penjelasan Kepala SMKN 1 Batam

Terkait pembelian mobil kijang Innova tersebut, Kepala SMKN 1 Batam, Lea Lindrawijaya Suroso, menjelaskan bahwa mobil tersebut dipergunakan untuk operasional sekolah.

“Sekolah tidak bisa melakukan pembelian mobil dengan cara dicicil. Jadi dibuatlah pembeli mobil dibuat saya dan melampirkan surat pernyataan, sebagai penanggung jawab, selama masa cicilan,” kata Lea pada kepripedia, saat ditemui pada Januari 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

Lea menjelaskan bahwa pembelian mobil itu dilakukan pada tahun 2019 lalu. Ia pun mengakui bahwa mobil tersebut memang dibeli dengan menggunakan uang dari dana komite.

“Jadi karena tidak bisa melakukan pembelian secara cash. Pembelian dilakukan dengan cara dicicil. Kegunaan mobil toyota Kijang Inova tersebut sebagai sarana penunjang sekolah,” bebernya.

Selain itu, ia pun menerangkan bahwa penggunaan dana untuk pembelian mobil sudah melalui persetujuan Komite, untuk pengembangan sekolah. Penggunaan dana itu juga sudah di sampaikan ke Badan Pengawas Keuangan (BPK).

ADVERTISEMENT

“Jadi dalam audit, kita sudah sampaikan. Yang jelas pembelian mobil tersebut untuk keperluan dan pengembangan sekolah,” tandasnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 122 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Marak Penipuan Modus Anak Masuk RS di Batam, Ini Kata Polisi

5 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Respons Kadisdik Soal Oknum Guru SD Cabuli Belasan Siswa di Kundur

4 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Oknum Guru SD di Kundur Karimun Lakukan Pelecehan 11 Siswa Laki-laki

3 Agustus 2022 - 16:51 WIB

Pemilik Toko Dara Akhirnya Jadi Tersangka

2 Agustus 2022 - 20:28 WIB

Seorang Pria di Batam Tertangkap saat Congkel Mesin ATM

29 Juli 2022 - 17:45 WIB

Ketum HIPMI Mardani Maming Resmi Ditahan KPK, Penyuap Meninggal

29 Juli 2022 - 08:22 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement