Menu

Mode Gelap

Warta · 22 Jun 2022 16:48 WIB

Film Karya Anak Lingga Bakal Wakili Kepri di Kompetisi Film Pendek Islami Tingkat Nasional


					Cuplikan film Cahaya Pelita. Foto: Istimewa Perbesar

Cuplikan film Cahaya Pelita. Foto: Istimewa

Film garapan Zoliho asal Kabupaten Lingga berjudul Cahaya Pelita dinobatkan sebagai Juara 1 Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Atas capaian ini, film ini nantinya akan mewakili Kepri di KFPI tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Jakarta Agustus 2022 mendatang. KFPI sendiri digelar oleh Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag.

ADVERTISEMENT

Film Cahaya Pelita ini berkisah tentang seorang anak remaja bernama Alang. ia merupakan seorang preman yang mendapatkan hidayah lantaran sentuhan dakwah dengan hikmah.

Sebagai remaja, Alang yang masih labil memiliki kebiasaan buruk. Ia sering berjudi, sabung ayam, berkelahi, hingga mabuk dalam sehari-harinya.

Dalam satu kesempatan, Alang bertemu dengan sahabatnya yang kemudian mencoba menasehatinya. Namun nasehat temannya itu ditolak mentah-mentah. Tetapi Sang sahabat yang tak putus asa meluruskan Alang meminta Ustaz Solihin untuk mendakwahi Alang.

“Saat nanti kita ke rumahnya, bantu dengan doa dan perbanyak zikir ya,” ungkap Ustaz Solihin kepada dua kawannya dalam film yang sudah ditonton lebih dari 1.000 kali ini.

Usai manyampaikan seruan dakwah dengan bahasa lembut dan santun, Ustaz Solihin mengajak Alang salat ke masjid.

“Insyaallah salat yang kita kerjakan akan menjadi sarana perbaikan diri secara perlahan-lahan,” kata Ustaz Solihin sebelum beranjak pulang.

Dalam film berdurasi 10 menit ini, Alang akhirnya bertaubat. Ia mengubah drastis kehidupannya dari seorang preman menjadi seorang ustaz yang mengajak orang lain untuk berada di jalan Allah.

ADVERTISEMENT

“Film pendek islami ini wujud kehadiran Kemenag dalam memfasilitasi generasi muda dalam berkreasi sekaligus berdakwah,” ungkap Subkoordinator Seksi Penais Zawa Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Yunus yang hadir saat pengumuman juara.

Tak hanya soal dakwah lembut dan cinta, film pendek ini juga menggambarkan kasih sayang ibu kepada anaknya. Hal ini bisa disimpulkan dari pantun yang dibacakan Emak Alang.

“Delima merah emas suasa. Masukkan satu ke piring tembaga. Kasih ayah sepanjang masa. Kasih ibu membawa ke surga,” ungkap Emak Alang.

ADVERTISEMENT

Salah satu pemeran film Cahaya Pelita, Muhaimin Wahyudi, berharap kesempatan untuk mewakili Kepri ini turut mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kepri.

“Semoge dapat dukungan lebih dari masyarakat kepri, karene film ini mewakili kepri ke tingkat nasional,” ujarnya kepada kepripedia, Rabu (22/6).

Ia pun menyebutkan jika dengan capaian ini menunjukkan bahwa anak-anak muda di Kepri mampu bersaing bahkan hingga ke kancah nasional.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon

Update: Rumah Terdampak Bencana Puting Beliung di Karimun Capai 103 Unit

14 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240514 WA0063 11zon
Trending di Warta