Menu

Mode Gelap

Warta · 17 Mar 2022 07:54 WIB ·

Hadiri Peresmian Kampung Restorative Justice, Bupati Karimun Beri Apresiasi


 Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat menghadiri peresmian Rostorative Justice. Foto: Dok Diskominfo Karimun Perbesar

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat menghadiri peresmian Rostorative Justice. Foto: Dok Diskominfo Karimun

ADVERTISEMENT
advertisement

Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyampaikan apresiasinya dengan terbentuknya Kampung Restorative Justice di Kabupaten Karimun.

Hal itu disampaikannya saat hadir langsung peresmian Balai Perdamaian Adhyaksa Baharudin Lopa di Kampung Restorative Justice, Selasa lalu (15/03).

Menurut Rafiq, adanya kampung Restorative Justice ini untuk membantu menyelesaikan persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat dengan meminimalisir hingga diproses hukum.

“Atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi adanya kampung restorative justice ini, kampung ini merupakan suatu pilot project yang dibentuk untuk menyelesaikan persoalan sosial yang berkaitan dengan hukum agar dapat diselesaikan dengan musyawarah, sehingga persoalan itu tidak sampai naik ke proses hukum,” kata dia.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dalam upaya perdamaian yang dilakukan di Balai Perdamaian ini, lanjutnya, akan melibatkan berbagai tokoh masyarakat baik dari agama maupun adat serta dari pihak yang berperkara.

Adapun cara penyelesaian upaya perdamaian yang dilakukan dengan musyawarah. Sehingga, persoalan yang terjadi ditengah masyarakat tidak sampai naik meja hijau.

ADVERTISEMENT

“Dengan musyawarah yang dilakukan, persoalan dapat terselesaikan dan tidak naik ke proses hukum,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Meilinda, mengungkapkan ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi atas persoalan hukum yang dihadapi supaya pembelaan atau perdamaian dapat dilakukan.

“Tentu ada kriterianya, salah satunya seperti pencurian yang jumlah kerugian di bawah Rp 2.500.000, tipiring, baru pertama melakukan dan yang ancaman hukuman di bawah 5 tahun, itu bisa dibicarakan dan didamaikan,” papar Meilinda.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 35 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Logo Holywings Batam Hilang, Tempatnya Tetap Beroperasi

1 Juli 2022 - 21:16 WIB

Ketersediaan Minyak Goreng Curah di Karimun 20 Ton, Harga Eceran Tertinggi Rp 15 Ribu

1 Juli 2022 - 19:21 WIB

Papan Nama Tutupi u-Turn, Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang Rawan Kecelakaan

1 Juli 2022 - 16:52 WIB

Cuaca Buruk, Kapal Ikan Dilaporkan Karam di Pulau Mapur

30 Juni 2022 - 19:08 WIB

Sembako Mahal, DPRD Batam Desak Pemko Gelar Operasi Pasar Murah

30 Juni 2022 - 18:44 WIB

Batu Miring Roboh Akibat Cuaca Ekstrem di Komplek Ruko Karimun

30 Juni 2022 - 16:45 WIB

Trending di Warta
advertisement