Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 19 Mei 2022 22:36 WIB ·

Harga Sayur Kangkung di Batam Anjlok hingga Rp 2 Ribu per Kilogram


 Ilustrasi sayur. Foto: Istimewa Perbesar

Ilustrasi sayur. Foto: Istimewa

Harga sayur kangkung di pasaran Kota Batam turun hingga Rp 2 ribu.

Sebelumnya harga sayur kangkung ini sempat naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogramnya. Bahkan saat lebaran kemarin, harganya pun masih tinggi.

“Harganya sudah naik sebelum lebaran dan belum turun. Sekarang sudah turun lagi,” ujar Nila seorang pedagang di Aviari, Kamis (19/5).

Menurut dia sejak kenaikan harga kangkung beberapa waktu lalu petani mualai memperbanyak tanaman kangkung. Pasalnya tanaman sayur yang satu ini bisa panen dalam kurun waktu tiga minggu, apalagi diberi pupuk dan penyubur lainnya, maka akan lebih cepat pertumbuhannya.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Nah, saat ini harga kangkung malah jatuh tidak terduga. Hal tersebut karena petani banyak panen, stoknya juga membludak, bahkan sayur kangkung dari Tanjungpinang sudah berdatangan, pada hal sayur kangkung termasuk lokal punya,” jelas dia.

Hingga akhirnya, harga kangkung saat ini bertengger di angka Rp 3 ribu hingga Rp 4 ribu perkilo. Padahal kualitas sayur yang dipanen itu masih sangat bagus.

ADVERTISEMENT

“Jika pedagang menjualnya seharga Rp 3 ribu atau Rp 4 ribu, maka harga dari petaninya sekitar Rp 1 ribu atau 2 ribu perkilo, sebab tengkulak pasti ambil untung sebelum menjual ke pedagang,” tegasnya.

Meski demikian, ia berpandangan bahwa harga kangkung akan kembali naik lagi bulan depan. Jika melihat kondisi sekarang, banyak petani yang stop menanam sayur karena memang harganya rendah.

“Biasanya seperti itu. Petani hanya mengejar harga sayur yang sedang naik,” bebernya.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya sayur kangkung saja yang merosot. Sayur lokal lainnya seperi bayam juga mengalami penurunan harga. Di mana sebelum lebaran, harga sayur bayam bertengger di angka 22 ribu hingga Rp 23 ribu. Tapi sekarang sudah turun hingga Rp 12 ribu per kilogram.

“Harga sayur yang anjlok terjadi baru baru ini, meski demikian stok sayur kangkung dan bayam masih tetap masuk, tapi banyak pedagang yang menolak,” tandasnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 160 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

Baca Lainnya

Telkom Dukung Akselerasi Digital Sektor Peternakan dengan Platform Antares

1 Desember 2022 - 23:16 WIB

Bank Indonesia Beberkan Langkah untuk Dongkrak Ekonomi Kepri

1 Desember 2022 - 15:12 WIB

UMP Kepri 2023 Naik 7,51 Persen, Jadi Rp 3.279.194

28 November 2022 - 21:14 WIB

DPRD Sahkan APBD Lingga 2023 Rp 946,6 Miliar, PAD Rp 66 Miliar

24 November 2022 - 11:14 WIB

AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten Sehat dan Bisnisnya Sehat

23 November 2022 - 19:49 WIB

Lingga Punya Lahan Pertanian Baru di Singkep Barat Seluas 86 Hektare

23 November 2022 - 08:42 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis
advertisement