Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 31 Jan 2023 21:25 WIB

Hasil Tes Urine Anggota DPRD Batam yang Ditangkap Negatif Narkoba


					Polisi rilis kasus oknum DPRD Batam yang diduga memiliki narkoba, Selasa (31/1). Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Polisi rilis kasus oknum DPRD Batam yang diduga memiliki narkoba, Selasa (31/1). Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADY (33) oknum anggota DPRD Batam bersama teman wanitanya berinisial NR (21) yang ditangkap polisi Rabu (25/1) lalu resmi ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan narkoba.

Menurut Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantaran, menyebutkan hasil pemeriksaan tes urine, kedua tersangka tidak ditemukan sebagai pemakai alias negatif narkoba.

ADVERTISEMENT

“Hasil cek urine keduanya negatif metamfetamin,” ungkap Lulik dalam konferensi pers di Polresta Barelang, Selasa (31/1).

Baca: Anggota DPRD Batam yang Ditangkap Terkait Narkoba Resmi Jadi Tersangka

Ia menjelaskan penangkapan kedua tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat adanya seorang diduga membawa sabu ke kamar 511 hotel Pacific.

“Anggota mendatangi kamar tersebut, dan ditemukan dua orang yakni NR dan ADY  hingga digeledah ditemukan satu bungkus serbuk putih transparan plastik diduga sabu berat 0,24 gram (sebelumnya ditulis 0,68 gram),” jelas dia.

Kasatnarkoba Polresta Barelang itu menambahkan, pihaknya melakukan uji laboratorium forensik terhadap barang bukti tersebut. Hasilnya, positif mengandung zat Amfetamina.

Baca: Begini Kronologi Oknum Anggota DPRD Batam Ditangkap, Diduga Terkait Narkoba

Sementara peran ADY, kata dia, yakni sebagai pembeli dengan mentransfer uang Rp 1,5 juta ke seseorang berinisial BEP yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

ADVERTISEMENT

“ADY menyuruh NR membeli sabu ke BEP, dan NR memesan via aplikasi Whatsapp lalu seorang laki-laki mengantarkan pesanan kepada NR,” kata dia.

Baca: Baru Ingin Coba, Anggota DPRD Batam yang Ditangkap Narkoba Beli Sabu Rp 1,5 Juta

Lulik menuturkan, berkas SPDP perkara tersebut telah dikirim ke Kejaksaan Negeri untuk proses hukum selanjutnya.

ADVERTISEMENT

“Sebagaimana seharusnya dalam penangangan perkara. Yakinlah, kami tidak akan lalai dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum,” kata dia.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka jerat Pasal 114 jo 112 jo 132 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman paling singkat empat tahun penjara paling lama 20 tahun atau seumur hidup.

Baca Kumpulan Berita Anggota DPRD Batam Ditangkap Terkait Narkoba

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kasus Tewasnya Halimah: Pratu Fatria Saragih Tak Dijerat Pasal Pembunuhan

24 Mei 2024 - 15:29 WIB

IMG 20240524 WA0004 11zon

Upaya Kuasa Hukum Keluarga Halimah Akan Berlanjut hingga ke Panglima TNI dan KSAD

24 Mei 2024 - 13:52 WIB

IMG 20240524 WA0003 11zon

83 Narapidana di Kepri Terima Remisi Waisak

24 Mei 2024 - 10:40 WIB

Ilustrasi tahanan kabur

Diduga ODGJ, Pengamen Badut Lecehkan Pengendara Wanita di Lampu Merah

23 Mei 2024 - 09:17 WIB

IMG 20240522 WA0029

Pentingnya UU Fidusia, Perlindungan Hukum Bagi Penyedia dan Pengguna Jasa

20 Mei 2024 - 13:33 WIB

IMG 20240520 WA0030 11zon

Pria Paruh Baya di Tanjungpinang Ditemukan Tewas dalam Ruko

18 Mei 2024 - 11:12 WIB

IMG 20240517 WA0054 11zon
Trending di Hukum Kriminal