JATMAN Bintan dan Pemerintah Sinergi Hadapi Tantangan Zaman, Bupati: Penting untuk Generasi Muda

BINTAN – Di ruang rapat Bapperida, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Senin, 17 November 2025 lalu, bukan sekadar formalitas protokoler yang berlangsung.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan silaturahmi antara Bupati Bintan, Roby Kurniawan, dengan para pengurus Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyah (JATMAN) Kabupaten Bintan.

ADVERTISEMENT

Pertemuan itu menjelma menjadi ruang dialog yang intim, tempat pemerintah dan para penjaga tradisi spiritual bersinergi untuk merajut ketahanan moral masyarakat.

Di tengah arus globalisasi yang kerap menggoyang nilai-nilai dasar, kehadiran JATMAN di Bintan bagai oase.

Organisasi yang menaungi para penganut dan pemuka thariqah (tarekat) mu’tabarah ini tidak hanya aktif membina spiritualitas para ikhwannya, tetapi juga menjadi pilar penjaga keharmonisan sosial.

Dalam pertemuan tersebut, para pengurus menyampaikan sejumlah program konkret, mulai dari pembinaan akhlak, konsolidasi para mursyid (guru spiritual), hingga upaya menanamkan nilai-nilai luhur di akar rumput masyarakat.

Bupati Roby, dalam sambutannya, tidak sungkan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada JATMAN Kabupaten Bintan yang selama ini konsisten dalam membina umat melalui pendekatan thariqah yang penuh nilai-nilai akhlak mulia,” ujar Bupati Roby, dengan nada yang penuh penghormatan.

Ia melihat, pendekatan thariqah yang dianut JATMAN bukanlah sekadar ritual, melainkan sebuah metode pendalaman spiritual yang memiliki dampak nyata dalam membentuk karakter individu yang tenang, santun, dan berintegritas.

“Pemerintah Daerah sangat menghargai kiprah JATMAN yang turut memperkuat karakter religius masyarakat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Komitmen pemerintah untuk mendukung JATMAN pun ditegaskan secara gamblang. Bupati Roby menyatakan bahwa Pemkab Bintan siap mendukung berbagai program JATMAN yang sejalan dengan misi meningkatkan kualitas spiritual dan keharmonisan sosial.

“Sinergi seperti ini sangat penting agar kita dapat terus menjaga suasana yang aman, religius, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.

Dukungan ini menjadi angin segar bagi JATMAN untuk memperluas jangkauan dakwahnya, tidak hanya melalui pengajian rutin, tetapi juga lewat kegiatan sosial-keagamaan yang dapat langsung menyentuh kebutuhan umat.

ADVERTISEMENT

Yang menarik, perhatian Bupati Roby juga tertuju pada peran strategis JATMAN bagi generasi muda. Di era digital yang penuh tantangan dan godaan, ia melihat thariqah bisa menjadi penuntun yang relevan.

“Generasi muda memerlukan benteng moral, spiritual, dan bimbingan yang benar. JATMAN memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak-anak muda agar tetap berada pada jalur yang baik, berakhlak, dan cinta pada nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.

Pernyataan ini menggarisbawahi visi bahwa spiritualitas thariqah bukanlah sesuatu yang kolot, melainkan sebuah jawaban atas kegelisahan generasi milenial yang mencari makna hidup yang lebih dalam di balik hingar-bingar dunia maya.

ADVERTISEMENT

Sebagai penutup, Bupati Roby menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini terus berlanjut dan membawa berkah.

“Harapan saya, JATMAN dapat terus menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, mempererat ukhuwah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bintan.”

Pertemuan itu pun ditutup dengan harapan baru. Bukan hanya tentang nota kesepahaman di atas kertas, melainkan tentang sebuah ikhtiar bersama untuk membangun Bintan yang tidak hanya maju secara material, tetapi juga kuat dan tenteram secara spiritual.

Sebuah sinergi yang membuktikan bahwa dalam membangun peradaban, pemerintah dan para penjaga hati nurani masyarakat harus berjalan beriringan.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article