Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 7 Feb 2023 13:36 WIB

Kabur Usai Gelapkan Belasan Sepeda Motor Warga, Oknum Polisi di Karimun Jadi DPO


					Sepeda motor barang bukti yang digelapkan oknum polisi di Karimun. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Sepeda motor barang bukti yang digelapkan oknum polisi di Karimun. Foto: Khairul S/kepripedia.com

Seorang polisi berpangkat Bripka yang bertugas di Polsek Buru, Karimun ditetapkan berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ia adalah Bripka Ahmad Mubarak, yang dilaporkan beberapa waktu lalu atas dugaan penggelapan dan penipuan belasan sepeda motor.

ADVERTISEMENT

Kapolres Karimun, AKBP Ryky W Muharram, menyebutkan, modus Bripka Ahmad Mubarak ialah dengan menyewa atau merental belasan sepeda motor tersebut.

Bripka Mubarak ini juga mengaku sebagai petugas yang ditunjuk kejaksaan atas lelang kendaraan sepeda motor.

Dengan modus itu, ia berhasil menipu para korban yang umumnya ialah tukang objek di pelabuhan.

“Untuk penipuan itu mengakunya dibeli dari lelang dengan harga murah, padahal penipuan. Dengan dijanjikan akan mengurus surat-surat nya. Sementara untuk penggelapan, kendaraan itu dipinjam dan tidak dikembalikan,” ungkap AKBP Ryky, Senin (6/2).

Baca: Seorang Polisi di Karimun Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan Belasan Motor Rental

Para korban kemudian membuat laporan ke Polres Karimun. Namun Bripka Ahmad Mubarak diketahui melarikan diri ke Malaysia via Tanjungpinang pada 8 Januari 2023 lalu.

“Saat ini sedang kita lakukan pengejaran karena masih DPO. Informasi sudah menyebrang ke Malaysia, kita juga berkoordinasi dengan interpol dan KBRI,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Kapolres Karimun ini menyebutkan, sementara ini sebanyak 13 unit kendaraan dari aksi penipuan dan penggelapan itu telah berhasil disita Satreskrim. Yakni terdiri dari 12 unit sepeda motor dan 1 unit mobil Toyota Avanza tahun 2010 BP 1921 YK.

Sementara 3 unit sepeda motor lainnya masih belum ditemukan.

“Barang bukti ini kita temukan dari saksi-saksi yang juga ditipu oknum ini. Akan kita pinjam pakaikan kepada para korban, karena kendaraan ini digunakan untuk mencari nafkah juga oleh mereka,” lanjut dia.

ADVERTISEMENT

AKBP Ryky menambahkan, pihaknya juga telah mengajukan sidang disiplin atas perbuatan tindak pidana yang dilakukan Bripka Ahmad Mubarak tersebut.

“Mungkin nanti bisa Pemecatan dengan Tidak Hormat (PTDH), tapi memang belum disidangkan,” ucapnya.

Atas perbuatannya, Bripka Mubarak dijerat dengan Pasal 378 dan 372 tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman maksimal 4 tahun kurungan penjara.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Ribuan Narapidana di Kepri Terima Remisi Idul Fitri, 13 Orang Langsung Bebas

11 April 2024 - 23:30 WIB

Ilustrasi remisi

Seorang Anggota Bawaslu Kepri Ditangkap Terkait Narkoba

4 April 2024 - 17:38 WIB

Ilustrasi diborgol

Polresta Tanjungpinang Tangkap 9 Pengedar Narkoba, 1 di Antaranya Oknum Satpol PP

2 April 2024 - 21:30 WIB

IMG 20240401 212534 313 01 11zon

Polda Kepri Gagalkan Upaya Penyelundupan 6 Orang PMI ke Malaysia

2 April 2024 - 14:11 WIB

IMG 20240402 WA0003

Oknum ASN di Natuna Ditangkap Terkait Narkoba

1 April 2024 - 15:10 WIB

IMG 20240401 WA0005 11zon

Lanal Karimun Tangkap Komplotan Pencuri di Atas Kapal, Beraksi Dinihari

31 Maret 2024 - 17:32 WIB

IMG 20240331 163201 11zon
Trending di Hukum Kriminal