Menu

Mode Gelap

Warta · 21 Mar 2022 20:03 WIB ·

Keluhkan Listrik yang Kerap Padam, Warga: Tagihan Mahal, Kualitas Layanan Menurun


 Ilustrasi perangkat arus listrik. Foto: Dok Bright PLN Batam Perbesar

Ilustrasi perangkat arus listrik. Foto: Dok Bright PLN Batam

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemadam listrik terjadi sejak dua pekan belakangan di sejumlah wilayah kota Batam. Pemadaman yang terus menerus ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat.

Salah satunya datang warga Batam Batu Aji bernama Masdi yang merupakan pengusaha fotocopy. Ia mengaku pendapatan usahanya tak maksimal sejak kerap terjadi pemadaman. Kondisi ini tentunya membuat pendapatannya ikut menurun.

“Sejak listrik padam pendapatan usaha saya jadi kurang maksimal. Tagihan listrik mahal, kualitas layanan makin menurun,” protes Masdi, Senin (21/3).

“Saya satu bulan bayar tagihan listrik Rp 400 ribu. Bayangkan jika tiba-tiba listrik padam akan merusak alat-alat kami,” sambung dia.

ADVERTISEMENT
advertisement

Pengusaha fotocopy di Aviari, Batu Aji, Batam mengkritik pemadam listrik. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Menurut dia, selain itu dua pekan lagi juga akan masuk bulan suci Ramadan. Menurutnya di bulan puasa itu tentu listrik sangat diperlukan.

ADVERTISEMENT

“Jika hal ini selalu terjadi akan berdampak. Apalagi kalau sampai mengganggu orang menjalankan ibadah Ramadan,” ujarnya.

Menurut hematnya, padahal sejauh ini sebagian besar pelanggan tidak pernah telat membayar tagihan listrik. Bahkan jika telat pun pihak PLN langsung memberikan sanksi hingga berujung pemutusan meteran.

“Jadi kami minta PLN untuk meningkatkan kualitas layanan,” pintanya.

ADVERTISEMENT

Dia berharap kepada pihak PLN untuk dapat mensosialisasikan terlebih dahulu ketika akan ada pemadam. Bahkan bila perlu ada keringanan diberikan ke pelanggan.

Sementara itu, lewat rilis resmi dikirim PLN Batam pemadaman disebabkan gangguan pada pembangkit Mitra Energi Batam (MEB) Unit 1 dan gangguan pembangkit Energi Listrik Batam (ELB).

Menurut Vice President of Public Relations Bright PLN Batam, Bukti Panggabean, kerusakan mesin mengakibatkan PLN Batam kehilangan sampai 35 mega watt daya listrik.

ADVERTISEMENT

“Bright PLN Batam terus berupaya mengatur ini. Tetapi belum berhasil karena alat-alat yang rusak itu harus didatangkan dari luar negeri,” ujar Bukti baru-baru ini.

Dijelaskannya, kondisi daya listrik saat ini sudah semakin meningkat, karena mesin ELB yang sebelumnya mengalami gangguan sudah disinkronkan.

“Untuk saat ini masih ada dibeberapa titik lokasi dan masih kami upayakan biar secepatnya teratasi. Akan tetapi tidak separah yang kemarin,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sayang saat ditanya lebih jauh terkait kompensasi apakah akan ada diberikan ke pelanggan akibat padam listrik ini. Bukti belum merespon lebih lanjut.

“Nanti release kita akan kirimkan,” singkat dia.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 290 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Kelurahan Kapling Jadi Kampung Keadilan Restoratif, Kajari Karimun: Rawan Perkara Hukum

4 Oktober 2022 - 19:15 WIB

Dorong Kemajuan Pelaku Ekonomi Kreatif di Karimun, PT Timah Tbk Serahkan Bantuan ke Hasta Karya

4 Oktober 2022 - 18:58 WIB

Kapolres Karimun Klaim Penerapan ETLE Efektif Disiplinkan Pengguna Jalan

4 Oktober 2022 - 14:23 WIB

Pemkab Bintan Buka Pengaduan Sengketa Pilkades 2022

4 Oktober 2022 - 09:02 WIB

Hingga 30 September 2022, Rp 128 Miliar DD Berputar di 275 Desa di Kepri

4 Oktober 2022 - 08:57 WIB

Ribuan Hewan Ternak di Kepri Sudah Vaksin PMK Dosis I, Oktober Lanjut Dosis II

4 Oktober 2022 - 08:43 WIB

Trending di Warta
advertisement