Menu

Mode Gelap

Warta · 18 Agu 2023 11:31 WIB

Kepala BI Kepri Raih Penghargaan Sebagai Tokoh Pengendali Inflasi 2023


					Kepala BI Kepri Raih Penghargaan Sebagai Tokoh Pengendali Inflasi 2023. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala BI Kepri Raih Penghargaan Sebagai Tokoh Pengendali Inflasi 2023. Foto: Istimewa

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau Suryono meraih penghargaan sebagai tokoh pengendalian inflasi 2023.

Penghargaan itu diterimanya pada upacara peringatan detik-detik proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2023 di Kabupaten Natuna yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan itu, Suryono menyebutkan penghargaan diberikan diserahkan oleh Mendagri Tito atas kontribusi pihaknya dalam pengendalian Inflasi.

“Ini berkat sinergi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (17/8).

Pada bulan Juli 2023, Indeks Harga Konsumen (IHK) gabungan 2 (dua) kota di Provinsi Kepri mengalami inflasi sebesar 0,27% (mtm) atau 0,89% (ytd) yang tercatat sebagai inflasi tahun kalender terendah nasional.

Sementara itu, inflasi tahunan tercatat sebesar 2,29% (yoy) atau telah berada dalam rentang sasaran inflasi 3,0±1%. Inflasi IHK Gabungan 2 Kota di Provinsi Kepri secara tahun kalender (year-to-date) merupakan yang terendah se-Indonesia selama tiga periode berturut-turut, yaitu bulan Mei – Juli 2023.

“Inflasi yang terkendali ini tidak terlepas dari program GNPIP Kepri 2023 yang diluncurkan di Kabupaten Lingga pada Maret 2023,” ujarnya.

GNPIP Kepri 2023 bertajuk (“KEPRI BERSAHABAT (BERkolaborasi dalam StAbilisasi Harga dan pAsokan Bahan pangan AnTar daerah). Ada 7 program unggulannya.

Diantara optimalisasi operasi pasar/pasar murah, penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD), peningkatan pemanfaatan alsintan dan sarana prasarana produksi pertanian, penguatan ketahanan komoditas pangan strategis, penguatan koordinasi dan monitoring dalam rangka optimalisasi program fasilitasi distribusi pangan, penguatan infrastruktur TIK, digitalisasi dan data pangan, dan penguatan koordinasi dan komunikasi.

ADVERTISEMENT

Salah satu implementasi dari 7 (tujuh) program unggulan GNPIP adalah pelaksanaan sekolah lapang kepada kelompok petani di Kabupaten Natuna.

“Kegiatan yang merupakan hasil sinergi Bank Indonesia Kepri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, serta Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Kepri bertujuan untuk menopang ketersediaan pasokan komoditas cabai merah di Kabupaten Natuna,” ungkap dia.

Disebutkannya, para petani dari Kelompok Petani Muda Desa Harapan Jaya dan tenaga penyuluh pertanian lapangan dibekali dengan pemahaman terkait budidaya cabai merah menggunakan metode Produksi Lipat Ganda (Proliga).

ADVERTISEMENT

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjadi alih teknologi budidaya sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian cabai merah Kabupaten Natuna.

Sementara itu, perekonomian Provinsi Kepri tumbuh kuat pada triwulan II 2023, yaitu sebesar 5,04% (yoy). Selain itu, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri meningkat sebesar 5,77% (ctc) secara kumulatif pada Semester I 2023 dan merupakan yang tertinggi di wilayah Sumatera.

Hal ini disebabkan oleh tetap kuatnya pertumbuhan sektor konstruksi dan pariwisata sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri terutama didorong oleh investasi dan konsumsi rumah tangga,” imbuh dia.

Ia menambahkan, sebagai upaya untuk meningkatkan inklusivitas pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan UMKM, Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Natuna dimeriahkan dengan penyelenggaraan Road to Gebyar Melayu Pesisir.

Road to Gebyar Melayu Pesisir di Kabupaten Natuna diselenggarakan dalam bentuk kurasi produk potensial yang diikuti oleh UMKM dari seluruh penjuru Natuna.

Tercatat sejumlah 46 UMKM berhasil lolos kurasi dengan kategori produk kain, kriya, dan makanan olahan. Selain itu, untuk mendorong digitalisasi UMKM khususnya pada aspek sistem pembayaran, Road to Gebyar Melayu Pesisir juga memfasilitasi onboarding QRIS bagi 31 UMKM bekerjasama dengan perbankan.

“Ke depan, UMKM Kabupaten Natuna yang lolos kurasi akan diikutsertakan pada puncak acara Gebyar Melayu Pesisir pada akhir September bersinergi dengan forum subregional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang dihadiri gubernur se-Sumatera, serta delegasi dari Malaysia,” pungkasnya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

APBD Kepri Terancam Defisit hingga Rp 600 Miliar

22 Juli 2024 - 17:36 WIB

IMG 20240722 WA0017 11zon

Puncak Peringatan HBA, Kajari Karimun Tekankan Amanat Kejagung

22 Juli 2024 - 11:28 WIB

IMG 20240722 WA0004 11zon

Catat! KSOP Kelas I TBK Bakal Kembali Gelar Diklat Gratis BST Khusus Kapal Niaga

22 Juli 2024 - 10:44 WIB

IMG 20240722 WA0003 11zon

Cegah Perpecahan Jelang Pilkada 2024, Bupati Rafiq Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

19 Juli 2024 - 12:14 WIB

IMG 20240719 WA0001 11zon

Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun Gelar Sosialisasi TOC, Ini Tujuannya

18 Juli 2024 - 13:20 WIB

IMG 20240718 WA0014 11zon

Kasi Pidsus Kejari Karimun dan Kacabjari Tanjungbatu Resmi Berganti

15 Juli 2024 - 12:31 WIB

IMG 20240715 WA0032 11zon
Trending di Warta