Karimun – Antusiasme warga Kabupaten Karimun menyambut laga puncak Piala Dunia 2026 kian memuncak. Partai final yang mempertemukan dua raksasa sepak bola, Spanyol dan Argentina, dijadwalkan berlangsung pada Senin dini hari, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
Namun, di balik euforia tersebut, Polres Karimun mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat. Imbauan ini ditujukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan sosial, terutama setelah pertandingan usai. Kepolisian meminta agar para pendukung kedua tim tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan lingkungan, terlebih saat dan setelah acara nonton bareng (nobar) berlangsung.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, secara lugas mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan vandalisme. Ia melarang keras perusakan fasilitas umum, barang milik orang lain, atau aksi corat-coret di dinding dan fasilitas publik lainnya.
“Dukung terus tim nasional kesayangan Anda dan nikmati semangat Piala Dunia dengan tertib. Tunjukkan sportivitas, bukan anarkisme,” ujar AKBP Yunita Stevani, Sabtu (18/7).
Baca Juga
Kapolres juga menekankan pentingnya merayakan euforia kemenangan maupun menerima kekalahan dengan cara yang dewasa dan bermartabat. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan provokatif atau onar yang dapat memicu gesekan di tengah masyarakat.
Polres Karimun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan selama rangkaian acara final Piala Dunia berlangsung. Harapannya, seluruh kegiatan nobar di wilayah Karimun dapat berakhir dengan tertib, aman, dan damai.
“Mari kita menjadi supporter yang dewasa dan bermartabat, sehingga semangat sepak bola ini benar-benar membawa dampak positif bagi persaudaraan kita di Karimun,” pungkas Kapolres. (Defran)
