Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 27 Mei 2022 22:08 WIB

Ketersediaan Sapi di Tanjungpinang Menipis, Hanya Cukup untuk 9 Hari


					Ilustrasi sapi. pertanian.go,id Perbesar

Ilustrasi sapi. pertanian.go,id

Ketersediaan sapi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat di Kota Tanjungpinang saat ini dilaporkan semakin menipis.

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Tanjungpinang, Yoni Fadri, menyebut hingga kini ketersediaan sapi di daerahnya hanya tersisa 18 ekor saja. Sementara, estimasi kebutuhan harian sapi di Tanjungpinang dua ekor pe hari.

ADVERTISEMENT

“Artinya, cuma cukup buat memenuhi permintaan masyarakat selama sembilan hari ke depan,” ungkapnya, Jumat (26/5).

Menurutnya, selama ini pasokan sapi di Tanjungpinang memang bergantung dengan kiriman dari provinsi lain. Mengingat, Kota Tanjungpinang bukan sentra penghasil ternak sapi.

Oleh karena itu, Yoni berharap dalam waktu dekat ada kepastian kapan sapi dari daerah-daerah, seperti Lampung, Jambi, hingga Palembang bisa masuk ke Tanjungpinang. Karena, dikhawatirkan apabila dalam waktu dekat tak ada sapi masuk ke Tanjungpinang, maka aktivitas penjualan maupun konsumsi daging segar terancam terhenti.

“Permasalahan terbatasnya pasokan ternak sapi tengah dialami hampir semua wilayah di Indonesia, tidak hanya Tanjungpinang,” sebut Yoni.

Kendati demikian, lanjut Yoni, pihaknya berupaya mendatangkan sapi dari daerah lainnya di Provinsi Kepri yang surplus ternak sapi, seperti Kabupaten Natuna dan Anambas. Guna memenuhi kebutuhan harian masyarakat serta keperluan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha.

Selain itu, ia memastikan sampai saat ini belum ditemukan penyebaran PMK di Tanjungpinang, makanya pemerintah sangat berhati-hati untuk mendatangkan sapi dari provinsi lain.

Sebab, perlu waktu pemulihan yang lama dan biaya sangat besar jika ternak sapi maupun kambing terkena paparan PMK.

ADVERTISEMENT

“Kami rutin setiap hari memeriksa serta menyemprot cairan disinfektan di kandang hingga sapi di Tanjungpinang untuk mencegah adanya PMK,” demikian Yoni.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Warga Serbu Gerakan Pasar Murah di Stadiun Badang Perkasa Karimun

1 April 2024 - 13:12 WIB

IMG 20240401 085130 11zon

LKPj APBD Bintan 2023: Pendapatan Capai Target, IPM dan Angka Kemiskinan Menurun

29 Maret 2024 - 13:24 WIB

IMG 20240329 WA0009 resized 20240329 064717782 11zon

Disperindag Karimun Gelar Operasi Pasar di Teluk Uma: Harga Gas 3 Kg Hanya Rp 20 Ribu

19 Maret 2024 - 13:29 WIB

IMG 20240319 WA0004 11zon

BPR Bintan Berikan Dividen Rp 1,8 Miliar ke Pemkab Bintan

14 Maret 2024 - 22:33 WIB

Direktur Utama Perumda BPR Bintan Radhiah Razak

H-1 Ramadhan 1445 H, Stok Cabai Merah Pedagang di Pasar Puan Maimun Karimun Habis

11 Maret 2024 - 16:51 WIB

Pedagang cabai di Pasar Baru Tanjungpinang

Warga Serbu Pasar Murah di Tengku Mandak Tanjungpinang

11 Maret 2024 - 12:56 WIB

Warga Tanjungpinang antusias membeli cabai di Pasar Murah
Trending di Ekonomi Bisnis