Menu

Mode Gelap

Warta · 18 Jan 2024 11:50 WIB

Kunjungi Pulau Penyengat, Ansar Harap Revitalisasi di 2024 Terealisasi


					Gubernur Ansar saat meninjau gedung balai adat di Penyengat. Foto: Diskominfo Kepri Perbesar

Gubernur Ansar saat meninjau gedung balai adat di Penyengat. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepri memastikan untuk melanjutkan revitalisasi Pulau Penyengat pada tahun 2024 ini untuk menambah daya pikatnya sebagai tempat bersejarah.

Ambisi untuk mempercantik Pulau Penyengat ini juga terlihat dalam berbagai upaya yang dilakukan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Seperti saat berkunjung ke Pulau Penyengat, Rabu (17/1) kemarin.

ADVERTISEMENT

Dalam kunjungannya itu, Gubernur Ansar tampak memberikan pengarahan ke beberapa kepala OPD Pemprov Kepri untuk melakukan perbaikan dan pemugaran di kawasan Balai Adat Penyengat. 

“Kita gesa terus perbaikan Balai Adat ini, agar kalau ada acara-acara besar di Balai Adat ini kelihatan lebih representatif, ornamen yang usang kita ganti dengan yang baru,” kata Gubernur Ansar.  

Selain Balai Adat, Gubernur Ansar juga meninjau kondisi Masjid Raya Sultan Riau yang merupakan ikon utama pulau Penyengat. Gubernur Ansar juga mengatakan bahwa Pemprov Kepri masih memiliki rencana-rencana besar untuk mempercantik dan meningkatkan kualitas pulau Penyengat sebagai destinasi wisata unggulan yang memiliki nilai historis, budaya, dan religi. 

“Kita telah mengusulkan beberapa proyek revitalisasi ke pemerintah pusat, seperti rehabilitasi Balai Adat, kelanjutan pembangunan jalan, drainase, dan air bersih, serta pembangunan Monumen Bahasa Nasional. Kita berharap proyek-proyek ini dapat segera terealisasi di tahun 2024 ini,” lanjut Ansar. 

Gubernur Ansar menambahkan bahwa pulau Penyengat tidak hanya penting bagi Kepri, tapi juga bagi Indonesia, karena pulau ini merupakan tempat lahirnya Bahasa Indonesia. Ia berharap pulau Penyengat dapat menjadi salah satu warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO. 

“Kita akan terus berupaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah pulau Penyengat, serta mempromosikannya kepada dunia. Kita ingin pulau Penyengat menjadi salah satu magnet wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutur Gubernur Ansar.

Sebelumnya, di tahun 2023 revitalisasi Pulau Penyengat ini sudah dilaksanakan dengan berbagai proyek tahap II yang menelan anggaran hingga Rp25 miliar. Seperti proyek jalan sepanjang 3 KM lebih yang selesai di Desember 2023. Kemudian pembangunan drainase hingga lampu penerangan dan lainnya yang turut didukung oleh Bappenas.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Wanita 55 Tahun Asal Rengat Terlantar di Pelabuhan Roro Jagoh, Begini Kisahnya

18 April 2024 - 14:49 WIB

Polisi menemui Yuliati yang terlantar di Pelabuhan Roro Jagoh

Tarif Kapal Roro Rute Karimun – Sei Pakning untuk Penumpang dan Kendaraan

18 April 2024 - 09:32 WIB

IMG 20240418 WA0001

Arus Balik Mudik, Penumpang Padati Pelabuhan Roro Parit Rempak Karimun

18 April 2024 - 09:25 WIB

IMG 20240418 WA0006 11zon

Kapal MV Layar Anggun 8 Terbakar di Perairan Berakit

17 April 2024 - 19:06 WIB

IMG 20240417 WA0007 11zon

Cuaca Buruk, Pesawat Lion Air Batal Mendarat di Bandara Hang Nadim Batam

17 April 2024 - 16:29 WIB

65aa064a972e3

Pemkab Bintan Matangkan Persiapan MTQH Ke XIII Bintan yang Digelar 22-26 April

17 April 2024 - 13:28 WIB

IMG 20240417 WA0003 11zon
Trending di Warta