Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 31 Mar 2022 10:54 WIB ·

Lama Buron, Terpidana Kasus Bulog di Batam Tahun 2010 Diringkus di Karimun


 Kajari Batam, Herlina Setyorini, saat memberikan keterangan pers penangkapan terpidana korupsi Bulog 2020 di Batam, Rabu (30/3) malam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kajari Batam, Herlina Setyorini, saat memberikan keterangan pers penangkapan terpidana korupsi Bulog 2020 di Batam, Rabu (30/3) malam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Tim Tangkap Buronan (tabur) Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Negeri Batam meringkus terpidana kasus bulog, Batam tahun 2010. Terpidana bernama Purwadi (50) diringkus di Karimun, dan kemudian dijebloskan ke Rutan Batam, Rabu (30/3).

Kajari Batam, Herlina Setyorini mengatakan, terpidana ditangkap di rumahnya yang terletak di Gang Awang Nur Kelurahan Baran Barat, Tanjung Balai Karimun. Saat diamankan terpidana tidak melawan dan pasrah.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Penangkaan dibantu Kejaksaan Karimun bersama Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Negeri Batam,” ujar Herlina, didampingi Kasi Pidsus Hendarsyah di Kejaksaan Negeri Batam, Rabu (30/3) malam.

“Kita dapat informasi bahwa terpidana di Karimun. Tak ingin mensiakan waktu tim kemudian mendatangi kediaman dan membawa ke Batam,” tambah dia.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dijelaskannya, perkara ini saat terpidana menjabat sebagai staf Sub Divisi Regional (Divre) Bulog Batam, terbukti bersalah dalam tindak pidana korupsi penyaluran beras miskin ke-13 di Kelurahan Sei Binti Kecamatan Sagulung Kota Batam tahun anggaran 2010. Akibat perbuatan tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp. 65.988.225.

Menurut Herlina sesuai putusanMahkamah Agung nomor 1278K/PId.Sus/2014 tanggal 11 Maret 2015 yang menyatakan terpidana bersalah melakukan tindak pidana korupsi, terhadap terpidana dijatuhi hukuman satu tahun dan enam bulan penjara dan denda Rp. 50.000.000 juta subsidair satu bulan penjara dan uang pengganti Rp. 1.500.000 subsidair satu bulan penjara.

ADVERTISEMENT

Diketahui selama pelarian terpidana berdomisili di Balai Karimun, bekerja sebagai sekuriti. “Purwandi tinggal bersama istri dan anaknya. Sehari-hari ia bekerja sebagai petugas keamanaan atau sekuriti,” imbuhnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 383 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

3 dari 7 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal di Bintan Merupakan Ayah dan Anak

6 Juli 2022 - 20:53 WIB

Kepergok Curi Kipas Angin, Maling di Batam Diamankan dan Diikat Warga

6 Juli 2022 - 20:35 WIB

Setelah Viral Dirusak, Kini Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pelantar Tempat Wisata Kota Rebah

6 Juli 2022 - 13:22 WIB

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi

5 Juli 2022 - 22:01 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pencuri Motor di Batam Ini Ditangkap

4 Juli 2022 - 21:50 WIB

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor yang Beraksi di Tanjungpinang dan Bintan

4 Juli 2022 - 16:47 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor
Trending di Hukum Kriminal
advertisement